Jember (beritajatim.com) – Jember Fashion Carnaval yang akan digelar pada 20-21 November 2021 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan tema Virtue Fantasy.
“Kami merencanakan dengan konsep hybrid event dengan tema Virtue Fantasy. Virtue Fantasy ini menggambarkan keajaiban-keajaiban di dunia, mengangkat simbol-simbol flora dan fauna,” kata David Susilo, Direktur Event JFC.
David mengatakan, konsep ini sudah digagas dua tahun lalu. “Sebelum pandemi, kami sudah menggagas konsep untuk memunculkan fantasi. Kita tidak pernah menyangka pada 2020 ada pandemi. Fantasi di sini adalah dominasi kegiatan secara virtual menjadi keniscayaan,” katanya.
David tidak menyangka tema ini bisa berkesesuaian dengan situasi zaman saat ini. “Ternyata fantasy dan virtue jadi satu kesatuan yang utuh,” katanya.
Sebenarnya JFC dengan tema ini diagendakan pada 6-9 Agustus 2020. Namun pandemi membatalkan semua rencana. Saat itu, pembatalan JFC disampaikan langsung melalui surat terbuka CEO JFC Suyanto. Ia mengatakan, penyelenggaraan JFC meliputi perekrutan peserta, pelatihan, pembuatan kostum peserta, penjurian sampai kesiapan tampil bisa memerlukan waktu sekitar enam bulan terhitung sejak Januari 2020. “Kegiatan ini bisa melibatkan sekitar 1.100 orang peserta dan seribu orang pendukung even,” katanya, sebagaimana diberitakan beritajatim.com, Selasa (7/4/2020).
[berita-terkait number=”4″ tag=”jfc”]
Latihan sendiri digelar tertutup dan terbuka dengan disaksikan publik. “Saat event berlangsung, bisa disaksikan sekitar 200 ribu penonton,” kata Suyanto. Situasi mewabahnya Covid-19 saat ini jelas tak memungkinkan acara itu terselenggara.
“Maka, diputuskan untuk menangguhkan proses persiapan yang sudah dan sedang berlangsung yang meliputi pembuatan kostum prototipe 2020, pembuatan materi promo video teaser dan poster JFC 2020, launching JFC-19 di Jakarta, workshop peserta JFC-19, dan proses persiapan lainnya. Ditangguhkan mulai saat ini hingga waktu yang dianggap tepat atau keadaan telah pulih,” kata Suyanto saat itu. [wir/but]






