Malang (beritajatim.com) – Kota Malang ingin menjadi kota pengembangan teknologi kecerdasan (AI) pertama di Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2023 di halaman Balai Kota Malang, Jumat (10/11/2023) pagi.
“Di momen yang bagus ini (Hari Pahlawan) kita ingin menjadikan Kota Malang menjadi kota cerdas AI,” ujar Wahyu Hidayat.
Dikatakan Wahyu, hal ini sesuai amanat Menteri Sosial (Mensos) RI yang menginginkan perjuangan Pemda dan masyarakat saat ini adalah perjuangan modern. Hal ini ditangkap Wahyu dengan misi menjadikan Kota Malang sebagai kota pertama di Indonesia yang mengembangkan AI.
Modal utama yang dimiliki Kota Malang adalah gedung Malang Creative Center (MCC). Tempat ini menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang. Di tempat inilah dia ingin pusat pengembangan AI menuju kota cerdas pertama di Indonesia dapat terwujud.
“Kita sudah punya MCC, kita akan menjadikan MCC sebagai kota AI, kota yang cerdas. Kota Malang sudah dinobatkan sebagai kota kreatif, kita beberapa kali menerima penghargaan melalui ekonomi kreatif dan itu kita jadikan lokal heronya,” ujar Wahyu.
Wahyu berharap para pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di 17 sub sektor di MCC menjadi pengembang kota cerdas AI. Dia yakin para pelaku Ekraf bisa menjadi local heroes bagi pengembangan AI di Kota Malang. Apalagj didukung puluhan perguruan tinggi yang tersebar di Kota Malang.
“Ekraf adalah lokal hero utama. Kota Malang sudah banyak memiliki nilai nilai kecerdasan dan kita manfaatkan semua,” ujarnya. (luc/kun)
BACA JUGA: UIN Malang Deklarasi Peduli Palestina, Rektor: Ini Perjuangan Kemanusiaan






