Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang memulai vaksinasi anak dibawah 12 tahun. Vaksinasi pertama dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Model Kota Malang, di Kedungkandang, Minggu, (20/12/2021). Wali Kota Malang Sutiaji memimpin langsung vaksinasi anak ini.
“Kenapa kita launching vaksin anak karena ini secara nasional memang angka vaksin kita sudah di angka 99,69 persen tinggal 0,31 persen yang dosis satu. Kami targetkan pada Januari 2022 dari sasaran 76 ribu siswa sudah tersasar semua,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji.
Sutiaji mengatakan, pada Desember ini Pemkot Malang menargetkan 4.728 siswa tervaksin Sinovac. Sebab, vaksinasi ini bebarengan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Dimana siswa harus menunggu waktu 28 hari pasca mengikuti BIAS.
“Harapanya tersasar semua, baik sekolah negeri atau swasta maupun sekolah-sekolah non-formal atau mungkin yang belum berkesempatan sekolah. Kami targetkan di awal bulan Januari 2021 sudah tervaksin semua,” imbuh Sutiaji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
Sutiaji mengatakan, sebelum melakukan vaksinasi Pemkot Malang melalui Dinkes dan Disdikbud Kota Malang telah melakukan survei kepada wali murid. 99 persen wali murid setuju hanya 0,1 persen yang belum mengembalikan formulir.
“Memang masih meminta persetujuan orang tua itu karena anak belum bisa memutuskan diri sendiri khawatir nanti ada efek demam. Hampir 99 persen setuju. Itu artinya program kita sudah ditangkap oleh masyarakat Kota Malang. 0,1 persen itu belum mengembalikan google form yang disebar itu aja,” tandas Sutiaji. [luc/but]






