Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto turun ke lapangan melakukan mitigasi pasca longsor di tebing Dusun Gajahmungkur, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro. Hasil mitigasi, pihak desa akan memasang papan himbauan di lokasi tersebut.
“Tim BPBD Kabupaten Mojokerto melakukan mitigasi bersama pihak terkait tadi sekira pukul 11.00 WIB di tebing yang longsor di Dusun Gajahmungkur, Desa Manduro Manggung Gajah,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, Minggu (18/2/2024).
Sebelumnya pada, Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 24.00 WIB lalu, tebing yang menghubungkan jalan antara Dusun Gajahmungkur, Desa Manduro Manggung Gajah dan Dusun Sekantong, Desa Kunjorowesi longsor. Tebing longsor setelah wilayah Kecamatan Ngoro diguyur hujan lebat.
“Hujan lebar dengan intensitas tinggi menguyur wilayah Kecamatan Ngoro pada, Kamis lalu sehingga mengakibatkan tebing penghubung dua desa tersebut longsor. Jumat, sekitar pukul 03.30 WIB baru diketahui oleh warga sekitar jika tebing longsor yang mengakibatkan akses jalan tertutup,” katanya.
Aksi dua desa tersebut tertutup karena ada batu besar yang menutup jalan dan tidak dapat dievakuasi. Rencananya, lanjut Khakim, batu besar tersebut akan dipecah dan digunakan untuk plengsengan di tepi tebing dan pihak desa akan memasang papan imbauan rawan longsor di lokasi. [tin/but]






