Surabaya (beritajatim.com) – Teater Gapus Surabaya menggelar pentas keliling perdananya yang bertajuk Road to FESSPA: Pentas Keliling Jawa Timur pada Rabu (16/11) kemarin. Pentas tersebut tergabung dalam acara “Parade Teater Pasuruan” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pasuruan dalam momentum hari Pahlawan tajuk Membeli Cahaya Bulan tribute to Kaji Karno di Gedung Uniwara Kota Pasuruan.
Membawakan naskah tunggal “C4” karya Adnan Guntur, mereka mengusung tema absurditas dan eksistensial yang diperlihatkan kepada penonton. “Jadi di pementasan ini, penonton akan diperlihatkan bagaimana pengambil alihan kekuasaan dalam kebijaksanaan sebagai makhluk yang terus-menerus mencari penampilan, maupun pelampiasan dalam proses yang terus menerus dan tidak pernah selesai,” ujar Sutradara C4 itu.
Teater Gapus menjadi satu-satunya komunitas di luar Pasuruan yang diundang di acara tersebut. Acara ini juga diikuti oeh empat komunitas teater asal Pasuruan, di antaranya Teater Akal, Teater Srikandi, Teater Kanan Laboratory, serta Teater On. Acara tersebut mendapatkan antusiasme luar biasa dari para penonton dan tidak disangka oleh Sutradara Teater Gapus itu.
“Kami tidak menyangka dan membayangkan akan seramai ini, karena pementasan yang kami hadirkan sangat berbeda dengan teman-teman teater lain. Dilihat dari antusiasme penonton, terlihat sangat bagus dan terhibur,” ujar Adnan Guntur seusai pentas.
Menurutnya, naskah yang lekat dengan surrealis ini telah disiapkannya selama tiga bulan lamanya, bersama sang Asisten Sutradara, Meilisa Dwi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”teater-gapus”]
Adnan juga berterima kasih kepada 14 tim keliling yang telah bekerja keras untuk mementaskan naskah ini. “Pementasan ini juga tidak lepas oleh dukungan 14 tim pementasan yang terdiri atas sutradara, asisten sutradara, aktor, tim artistik, pakaian, tata panggung dan kreatif, serta tim kreatif yang tidak bisa saya sebut namanya satu per satu,” Ucapnya dengan bangga.
Pada kesempatan berikutnya, Teater Gapus akan menyambangi Sidoarjo pada bulan yang sama, yakni 29 November, disusul Surabaya pada 4 Desember nanti. [but]







