Mojokerto (beritajatim.com) – Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bukan sekedar program pemerintah pusat, namun menjadi program prioritas 100 hari kerja Ning Ita-Cak Sandi. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menargetkan 25 persen atau 35.000 orang dari total penduduk Kota Mojokerto harus sudah melakukan PKG sampai akhir Mei 2025.
PKG merupakan program pemerintah pusat yang wajib dilaksanakan di seluruh daerah, tanpa terkecuali Kota Mojokerto. Dilaksanakannya PKG bertujuan untuk memitigasi atau memetakan dan mengetahui penyakit apa saja yang sedang diderita masyarakat, sehingga intervensi pengobatannya tepat.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam Sosialisasi Kader Motivator Kesehatan di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Senin (21/4/2025), menyampaikan bahwa PKG) bukan sekedar program pemerintah pusat, namun menjadi program prioritas 100 hari kerja Ning Ita-Cak Sandi.
“Target kita 25 persen dari total penduduk Kota Mojokerto, atau sekitar 35.000 itu harus sudah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis sampai akhir Mei.Jadi semua kader harus mempunyai target, dibagi rata sesuai dengan jumlah kadernya. Kalau sudah mengantongi jumlah sasaran setiap kader, setiap hari bisa bergerak mengajak masyarakat untuk melaksanakan PKG,” ujarnya.
Selain memotivasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, kader motivator juga berperan dalam melakukan penyisiran kepada warga yang yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan. Dengan begitu warga tersebut akan mendapat pelayanan PKG secara door to door. [tin/aje]






