Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) terus berupaya mengejar target realisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Dispendukcapil Surabaya Eddy Christijanto mengungkapkan, saat ini realisasi aktivasi IKD telah mencapai 139.970 ribu. Meski begitu, pihaknya terus mengejar target hingga akhir Desember 2023.
Namun, Eddy mengakui untuk mengejar target tersebutdari total penduduk di Surabaya cukup sulit.
“Untuk seluruh Indonesia, ditarget 25 persen (dari total penduduk) sampai bulan Desember 2023. Nampaknya semuanya sulit untuk mencapai itu,” ujar Eddy, Senin (16/10/2023).
Menurut dia, ada sejumlah hal yang menjadi kendala dalam realisasi aktivasi IKD. Salah satunya, masih banyak pelayanan publik oleh pemerintah dan swasta belum memanfaatkan IKD.
BACA JUGA:
Pengguna Android di Blitar Bisa Urus IKD, iPhone Tunggu Dulu
“Di Surabaya yang sudah memanfaatkan ada Bank Jatim. Kemudian kantor-kantor rumah sakit pemerintah, ada RSUD dr Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada. Kita sekarang dengan Imigrasi supaya memanfaatkan,” ujar dia.
Eddy meyakini, apabila seluruh layanan publik swasta maupun pemerintah sudah memanfaatkan IKD, maka otomatis masyarakat juga turut serta melakukan aktivasi.
“Kalau semuanya sudah memanfaatkan, pastinya masyarakat akan melakukan aktivasi IKD,” kata dia.
Meski demikian, mantan Kepala Satpol PP Kota Surabaya itu memastikan, akan terus berproses mencapai target realisasi aktivasi IKD hingga akhir Desember 2023.
Salah satu upaya yang dilakukannya adalah menjalin kerjasama dengan kepolisian hingga perusahaan swasta di Surabaya.
“Kita kerjasama dengan polres untuk seluruh anggota polres dan jajarannya agar melakukan aktivasi IKD. Juga kerjasama dengan perusahaan-perusahaan swasta yang memiliki karyawan banyak agar melakukan IKD,” sebutnya.
BACA JUGA:
Disdukcapil Kabupaten Probolinggo Sediakan Layanan IKD di Bank Jatim
Di sisi lain, Eddy juga menyatakan, pihaknya masih terus gencar membuka pelayanan aktivasi IKD di sejumlah titik lokasi. Salah satunya yakni, setiap akhir pekan dengan membuka layanan aktivasi IKD di mal-mal Surabaya.
“Setiap Sabtu dan Minggu kita laksanakan perekaman di mal. Kemarin di PTC, di Galaxy Mal, Grand City dan BG Junction, itu setiap Sabtu dan Minggu,” paparnya.
Eddy menambahkan, pelayanan aktivasi IKD yang disediakan Dispendukcapil Surabaya di mal, mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat. Sebab, sembari jalan-jalan, mereka bisa mendapatkan layanan aktivasi IKD.
“Jadi (ibarat) sambil menyelam minum air, mereka memanfaatkan itu (layanan aktivasi IKD),” pungkasnya. [asg/beq]






