Milan (beritajatim.com) – FC Barcelona diuntungkan oleh penghapusan aturan gol tandang di Liga Champions musim ini. Jika aturan lama masih berlaku, mereka harus menghadapi tekanan berat menjelang leg kedua semifinal kontra Inter Milan di Stadio Giuseppe Meazza, Rabu (7/5/2025) dini hari WIB.
Dengan skor agregat 3-3, aturan lama akan membuat Inter Milan lolos jika laga berakhir imbang 0-0, 1-1, atau 2-2 di kandang mereka. Kini, kedua tim sama-sama harus menang untuk melaju ke partai final.
Kondisi ini sedikit menguntungkan Inter Milan karena mereka akan bermain di hadapan puluhan ribu Interisti. Dalam 27 laga kandang musim ini di semua ajang, Nerazzurri hanya tiga kali kalah. Namun, dua kekalahan itu terjadi dalam tiga laga kandang terakhir, yakni 0-3 dari AC Milan (24/4) di Coppa Italia dan 0-1 dari AS Roma (27/4) di Serie A.
“Ini ibarat final dini. Bukan sekadar bagi kami. Tapi juga FCB. Yang menang ke final,” ujar pelatih Inter, Simone Inzaghi, dikutip dari Sempre Inter.
Liga Champions menjadi satu-satunya peluang realistis Inter Milan meraih gelar musim ini. Mereka telah gagal di Supercoppa Italiana dan Coppa Italia, serta tertinggal tiga poin dari SSC Napoli di Serie A dengan hanya tiga giornata tersisa.
Sementara itu, FC Barcelona berpeluang mengakhiri musim dengan sempurna. Blaugrana sudah mengamankan gelar Supercopa de Espana dan Copa del Rey, serta memimpin klasemen LaLiga dengan keunggulan empat poin atas Real Madrid dan empat jornada tersisa.
“Inter tim berbahaya. Mereka bukan sekadar tangguh saat bertahan, melainkan juga hebat saat serangan balik. Kami harus mewaspadai itu agar tidak kebobolan tiga kali seperti di first leg,” ujar entrenador FCB, Hans-Dieter Flick, kepada Marca. [dio/beq]
Perkiraan susunan pemain:
Inter Milan (3-5-2):
1-Sommer (g); 31-Bisseck, 15-Acerbi, 95-Bastoni; 2-Dumfries, 23-Barella (c), 20-Calhanoglu, 22-Mkhitaryan, 32-Dimarco; 8-Arnautovic, 9-Thuram
Pelatih: Simone Inzaghi
FC Barcelona (4-2-3-1):
25-Szczesny (g); 24-Eric, 4-Araujo (c), 2-Cubarsi, 5-Martinez; 21-De Jong, 8-Pedri; 19-Yamal, 20-Olmo, 11-Raphinha; 7-Ferran
Pelatih: Hans-Dieter Flick
[dio/beq]






