Surabaya (beritajatim.com) – Jamaah haji Jawa Timur yang meninggal dunia berangkat dari Debarkasi Surabaya, berjumlah 77 orang. Plh Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya, Sugiyo, menyatakan bahwa mayoritas jemaah meninggal dunia dikarenakan penyakit yang diderita sebelum berangkat ke tanah suci.
“Jemaah yang wafat sampai hari ini untuk Jawa Timur sebanyak 77. Jemaah haji yang meninggal itu rata-rata karena penyakit-penyakit yang sudah diderita dari tanah air, seperti misalnya hipertensi, kemudian jantung, sesak napas,” kata Sugiyo.
Sugiyo menjelaskan, sesuai prosedur jemaah haji yang meninggal dunia di tanah suci dimakamkan di sana. Dan bagi yang meninggal sebelum keberangkatan akan dimakamkan di tanah airnya.
“Ya tergantung, ketika meninggal dunia di Saudi, dimakamkan di Saudi, baik di Madinah maupun di Mekah. Untuk yang di tanah air dipulangkan ke kabupaten kota masing-masing,” jelasnya.
Selain jemaah haji yang meninggal dunia, Sugiyo menyebutkan, 14 jemaah lainnya masih menjalani perawatan di Tanah Suci karena sakit. “14 jamah haji tadi yang saya sebutkan tadi, itu nanti di tanazulkan kepulangannya ke tabah air mengikuti kloter berikutnya,” tutup Sugiyo. [kun]






