Pamekasan (beritajatim.com) – Tangan dingin racikan Rakhmad Basuki mulai menjadikan Madura United FC, sebagai salah satu tim di Liga 1 2022-2023, mulai kembali konsisten meraih poin.
Bahkan dari dua laga yang dijalani pada lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, mampu meraih dua kemenangan beruntun, sekalipun ditinggal sang juru taktik asal Brasil, Fabio Lefundes.
Uniknya dua kemenangan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, di tangan Coach Rakhmad Basuki, keduanya diraih dari tim asal Jawa Tengah. Masing-masing PSIS Semarang dan PSS Sleman.
Kemangan pertama pasca ditinggal Coach Fabio dibawah komando sang asisten pelatih Rakhmad Basuki, yakni dari Mahesa Jenar 2 gol tanpa balas di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (7/3/2023) lalu.
Terbaru, Alberto Goncalves dan kawan-kawan kembali memang dengan skor tipis 2-1 dari Elang Jawa, di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Sabtu (11/3/2023). Sekaligus mengembalikan ‘keangkeran’ kandang.
Motivasi dan Fondasi yang Baik
Rakhmad Basuki yang dipercaya sebagai komando dari pinggir lapangan, membeberkan salah satu kunci kebangkitan dari tim yang diraciknya. Salah satunya tidak lepas dari semangat dan motivasi pemain untuk mengakhiri tren buruk dalam beberapa laga terakhir.
Baca Juga: Kemenangan atas PSS Tambah Mentalitas Pemain Madura United
Dalam berbagai kesempatan, Coach RB sangat menginginkan agar timnya mengembalikan keangkeran kandang. “Dalam beberapa kali pertemuan, semua pemain sepakat mengakhiri tren negatif selama bermain di kandang,” kata Rakhmad Basuki, Senin (13/3/2023).
“Alhamdulilah saat menjamu PSS Sleman, para pemain mampu membuktikan diri dengan baik, sekalipun pada laga tersebut mereka harus bekerja ekstra keras dan meraih kemenangan dengan susah payah,” ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan, secara taktik dirinya tidak banyak melakukan perubahan dari apa yang sudah menjadi pakem yang ditinggalkan Coach Fabio Lefundes. “Kami hanya meneruskan apa yang sudah dibangun Coach Fabio,” tegasnya.
“Jadi dari awal kami sudah yakin bahwa tim ini sebenarnya dibangun dengan fondasi yang sangat baik, dengan karakter yang sangat kuat dan mental yang sangat bagus,” sambung juru taktik asal Pamekasan, Madura.
Dari itu, pihaknya hanya memberikan tambahan dan peningkatan motivasi bagi para pemain. “Tugas kami tim pelatih bagaimana meningkatkan motivasi pemain, agar kembali pada semangat awal, bahwa kami harus kerja keras untuk meraih hasil yang positif,” pungkasnya. [pin/ted]






