Surabaya (beritajatim.com) – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jatim Nurkholis bersama Kabiro Umum Setdaprov Jatim Yanuar Rachmadi dan Kepala DLH Kota Surabaya Dedik Irianto mengawasi pemulihan Taman Apsari yang sempat rusak, pasca acara Pesta Rakyat dengan mengadakan Konser NDX AKA.
Pantauan beritajatim.com di lokasi, ketiga pejabat itu tampak mengawasi pekerjaan perbaikan dan ikut turun langsung melakukan pembenahan taman. Sejumlah tanaman tampak berdatangan diangkut mobil pikap.
Mulai dari tanaman hias kecil hingga besar. Ada tanaman jenis pucuk merah, pinang merah hingga randu varigata yang disiapkan untuk menghiasi beberapa bagian taman. Kemudian, sejumlah bonsai yang sebelumnya tidak dimiliki taman ini, turut didatangkan untuk menambah keindahan taman agar menjadi lebih cantik.
“Ini sebagaimana komitmen Bu Gubernur, bahwa semua (tanaman) yang rusak akan diganti. Kami mulai menanam sejak tadi malam. Karena memang sebagian besar tanamannya kami ambil dari Batu, maka sampai sekarang masih berproses,” ujar Kepala DLH Jatim, Nurkholis kepada wartawan Taman Apsari Surabaya, Rabu (20/8/2025) petang.
“Perbaikan ini melebihi ekspektasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya yang awalnya hanya mengembalikan saja, akan kami tambah dan mempercantik. Semula tidak ada bonsai, kini ada bonsai. Sehingga, ke depannya akan lebih cantik,” tambahnya.
Mantan Kepala BKD Jatim dan Dinas ESDM Jatim ini menambahkan, perbaikan Taman Apsari ditargetkan selesai secepat mungkin. Pengerjaan semaksimal mungkin hingga malam hari pun tetap akan dilanjut.
“Kami kerjakan semaksimal mungkin. Kalau bisa malam ini ya kami selesaikan malam ini. Kalau melihat kondisinya, taman akan siap Kamis besok pagi,” tegasnya.
DLH Jatim, lanjut dia, memastikan bahwa semua biaya perbaikan ditanggung penuh oleh Pemprov Jatim.
Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto mengapresiasi langkah cepat pemprov melalui DLH Jatim. Pihaknya pun senang, karena Taman Apsari tidak hanya diperbaiki, tapi juga malah dipercantik. Ia turut memastikan kalau seluruh pengerjaan dilakukan pemprov, sementara pemkot hanya mengawasi.
“Harapan kami dikembalikan seperti semula. Tapi ternyata dari provinsi, bukan hanya mengembalikan seperti awal. Tapi Pak Kadis LH Provinsi melihat ada tanaman yang lebih bagus, lebih meningkatkan supaya lebih bagus lagi Taman Apsari ini. Ada tanaman yang didatangkan untuk mempercantik lagi dari Taman Apsari ini,” jelasnya.
“Anggaran dan pengerjaan dari pemprov semua. Kami hanya mengawasi supaya konsep awal tidak berubah. Ya tentunya kami mengapresiasi Pemprov Jatim,” pungkasnya. [tok/suf]






