Lamongan (beritajatim.com) – Pesela Lamongan dipaksa menyerah oleh tamunya PSS Sleman dengan skor 0-1, pada pekan ke-21 Championship, yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026).
Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut diciptakan Irvan Mofu, saat laga baru berjalan 8 menit. Umpan matang yang dikirimkan Frederic Injai dari sisi kiri, berhasil diselesaikan Irvan Mofu dengan sempurna.
Gol cepat itu membuat PSS semakin percaya diri. Sebaliknya, tuan rumah berada di bawah tekanan. Sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan Super Elang Jawa. Di antaranya dua tembakan yang menerpa mistar gawang Persela.
Sementara tuan rumah Persela tidak banyak menciptakan peluang berbahaya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 untuk kemenangan PSS Sleman tak berubah.
Pelatih Persela, Bima Sakti mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Meski demikian, Bima mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di sepanjang laga.
“Yang pasti mami cukup kecewa. Di babak kedua kami sudah melakukan beberapa perubahan dan menciptakan peluang. Ada beberapa kesempatan dari Daniel, Hambali, hingga peluang terakhir, tapi belum bisa berbuah gol,” kata Bima, usai laga.
Kekalahan atas PSS, memperpanjang catatan minor yang diraih Persela. Dalam tiga laga teeakir, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menelan dua kekalahan beruntun dan satu kali imbang.
Situasi ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsistensi permainan.
Bima menambahkan, timnya harus segera bangkit, mengingat jadwal pertandingan ke depan masih cukup padat, termasuk menghadapi Persiba Balikpapan, Deltras Sidoarjo, serta laga tandang melawan Persipura Jayapura.
“Kami masih punya kesempatan. Ada beberapa laga kandang dan tandang yang harus dimaksimalkan. Pemain harus bangkit dan melakukan evaluasi,” tuturnya.
Sementara itu dari kubu tim tamu, Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis bersyukur atas kemenangan tipis 0-1 yang diraih timnya atas Persela Lamongan.
“Kita bersyukur atas kemenangan malam ini, tetapi masih banyak yang harus dievaluasi. Setelah unggul cepat, justru kita banyak ditekan oleh Persela, ini yang menjadi catatan penting,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Persela Lamongan tetap berada di peringkat 6 klasemen sementara dengan koleksi 30 poin, sedang PSS Sleman semakin kokoh di puncak klasemen dengan 45 poin. (fak/but)






