Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut kekalahan Timnas U23 Indonesia dari Korea Selatan dalam laga Kualifikasi U23 AFC sebagai “kekalahan terhormat”.
Bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9/2025), Garuda Muda harus mengakui keunggulan Korsel dengan skor tipis 0-1. Erick menilai para pemain sudah berjuang maksimal, bahkan pelatih mencoba beberapa skema berbeda.
“Ya, tim udah kerja keras. Tadi, coba formasi 4-3-3, 3-5-2, coba lagi dengan formasi lain. Dan akhirnya tetap kalah 1-0 sama Korea, tim yang sangat bagus,” ujar Erick Thohir usai pertandingan.
Meski gagal melaju ke babak berikutnya, Erick menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan tim di ajang ini. “Ya, saya rasa kita kalah terhormat. Saya nanti akan meminta Technical Director untuk review semuanya. Tidak hanya hasil hari ini, tapi juga persiapan ke depan nanti,” tambahnya.
Erick juga menegaskan akan memanggil Technical Director untuk mengetahui lebih jauh kondisi tim. “Kalau kita lihat ya, hasilnya kemarin mungkin satu lawan lawas saja. Tapi apapun ya, kita harus tadi review nanti dari Technical Director,” imbuhnya.
Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan gagal tampil di Piala Asia U23 2026. Situasi ini berbeda dengan edisi 2024 saat era Shin Tae-yong, ketika Garuda Muda mampu menembus semifinal dan menahan imbang Korea Selatan 2-2 hingga perpanjangan waktu. [kun]






