Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa seorang pelajar di Gresik. AR (15), pelajar asal Menganti, Gresik, tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk trailer di Jalan Raya Kedamean, Gresik, pada Jumat (4/10/2024). AR yang dibonceng oleh CAS (14), temannya, mengalami kecelakaan fatal setelah motor mereka bertabrakan dengan truk trailer yang melaju dari arah berlawanan.
Truk trailer dengan nomor polisi B 9073 TEI dikemudikan oleh Joko Wira Wiranto (26), asal Desa Sumberagung, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang. Truk melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Namun, saat melintas di Jalan Raya Kedamean, haluan truk terlalu ke kanan, melewati batas marka jalan.
Pada saat yang bersamaan, CAS yang mengendarai motor Yamaha Mio W 3780 MB bersama AR muncul dari arah sebaliknya. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari. Akibatnya, AR meninggal dunia di tempat kejadian, sementara CAS mengalami luka di wajah dan tangan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko, menjelaskan bahwa kedua pelajar yang terlibat dalam kecelakaan tersebut tidak mengenakan helm. “Dari hasil olah TKP, pengendara motor yang membonceng korban tidak menggunakan helm,” ujarnya.
AR sempat dibawa ke RS Eka Husada Menganti untuk mendapatkan perawatan. Namun, karena lukanya yang sangat parah, ia dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, di mana nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Andri menambahkan bahwa penyebab kecelakaan diduga kuat karena haluan truk trailer terlalu ke kanan. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa saksi-saksi karena ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya. [dny/but]






