Surabaya (beritajatim.com) – Penghuni kos wanita di Jalan Banyuurip Lor Gang I/30, ditemukan tewas membusuk di kamarnya, Rabu (19/10/2022). Dari keterangan tetangga kos, Mulis Setianingsih (40), wanita yang tewas tersebut terakhir terlihat pada hari Senin (17/10/2022).
Rahman (31), salah satu warga sekitar mengatakan jika Mulis ditemukan pertama kali oleh teman dan tetangga kosnya. Saat itu, temannya berkunjung ke rumah kos, namun tidak ada respons dari dalam.
Kemudian teman Mulis memanggil beberapa kali penghuni kos setempat, dan dipanggil-panggil tapi tetap juga tidak ada respons. Selanjutnya, diintip dari jendela melihat korban sudah meninggal di lantai dalam keadaan sudah membusuk.
“Saat diintip dari jendela, korban sudah meninggal, tubuhnya tergeletak di lantai dengan posisi terlentang dan mengeluarkan bau tidak sedap,” terang Udin, tetangga Mulis kepada petugas.
[berita-terkait number=”5″ tag=”meninggal”]
Dari penuturan ibu kos, Mulis belum lama indekos di tempatnya. Bahkan, sampai sekarang belum menyerahkan KTP. “Saya baru tahu kejadian ini setelah mendapat telepon dari warga dan memberitahukan, bahwa korban ditemukan sudah meninggal dunia di kamar kos,” kata Mariyani kepada petugas.
Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sawahan dan jajaran samping. Setelah diidentifikasi jenazah Mulis dibawa ke RSUD dr Soetomo guna divisum menggunakan ambulans.
Sementara Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian mengatakan, korban meninggal diperkirakan sudah tiga hari. Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Di kamarnya juga ditemukan obat-obatan, seperti obat gatal-gatal dan masuk angin. “Ada dugaan korban meninggal karena sakit. Untuk pastinya kami juga menunggu hasil visum dokter,” jelas Risky.
Dari keterangan saksi-saksi di TKP, korban tinggal sendirian dan baru beberapa hari indekos di rumah milik Mariyani. “Korban tinggal sendirian di kos,” tandas Risky. (ang/kun)






