Lamongan (beritajatim.com) – Ratusan aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) yang berasal dari Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan mendarat di Pelabuhan ASDP Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Minggu (20/11/2022).
Kedatangan rombongan mahasiswa PMII ini cukup menarik perhatian masyarakat setempat. Pasalnya, mereka mengaku tidak bisa mendapatkan tiket ke tempat yang dituju, hingga nekat datang ke Lamongan dengan menaiki kapal barang.
Belakangan diketahui, ternyata ratusan mahasiwa tersebut hendak menghadiri kegiatan Muspimnas (Musyawarah Pimpinan Nasional) PMII yang digelar mulai tanggal 17 sampai dengan 24 November 2022, di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung.
[berita-terkait number=”3″ tag=”muspimnas-pmii”]
“Kami dari Sulawesi tidak mendapatkan tiket kapal untuk ke Tulungagung. Akhirnya terpaksa harus naik kapal barang ke Lamongan terlebih dahulu,” ujar Saiful Anwar, Korlap rombongan mahasiswa PMII asal Sulawesi ini, Minggu (20/11/2022).
Saiful membenarkan, ia bersama sahabat-sahabatnya terpaksa naik kapal barang karena ingin menghadiri kegiatan Muspimnas di Tulungagung. Menurutnya, Muspimnas ada forum terbesar kedua PMII se-Indonesia. “Ingin tahu, datang, dan merasakan euforia forum terbesar kedua PMII yang diikuti oleh seluruh kader dari berbagai daerah se-Indonesia. Kami juga ingin menjalin relasi, diskusi, serta menyapa para delegasi yang ada,” terangnya.
Beruntung, saat menginjakkan kaki di Lamongan, Saiful beserta rombongan bisa bernafas lega. Hal itu karena di tengah keletihan dan kelelahan yang mereka rasakan, petugas kepolisian Lamongan dengan sigap memberikan fasilitas dan pelayanan kepada mereka.
Saiful menyebut, jumlah rombongan mahasiswa PMII yang datang bersamanya berjumlah 146 mahasiswa, terdiri dari 53 mahasiswa asal Sulawesi Selatan dan 93 mahasiswa asal Sulawesi Barat. Saiful mengaku, mereka hanya membawa perbekalan seadanya.
“Saya mewakili teman-teman saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Kapolres Lamongan yang mendampingi dan memfasilitasi kami dalam kegiatan Muspimnas ini. Hal itu merupakan bentuk nyata Polri yang terus hadir di tengah masyarakat,” ungkap Saiful.
Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha yang turun langsung untuk meninjau dan mengawal ratusan mahasiswa PMII tersebut menyampaikan bahwa Polres Lamongan telah menyiapkan makanan dan akomodasi bus kepada mereka agar bisa melanjutkan perjalanan ke Tulungagung.
AKBP Yakhob menegaskan, sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, Polres Lamongan merasa terpanggil untuk melakukan pengawalan terhadap masyarakat, tak terkecuali kepada mahasiswa PMII tersebut. “Kami siapkan makan dan 3 unit bus untuk teman-teman mahasiswa yang sudah jauh-jauh datang dari Sulawesi untuk mengikuti Muspimnas. Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang kita harapkan dapat mengharumkan nama bangsa,” paparnya. [riq/suf]







