Blitar (beritajatim.com) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Blitar memastikan bahwa proyek pembangunan perpustakaan daerah (Perpusda) tidak akan dilanjutkan pada tahun ini. Hal itu terjadi karena Disperpusip Kabupaten Blitar tidak memiliki anggaran imbas kebijakan efisiensi.
Bangunan Perpusda Kabupaten Blitar itu pun berpotensi akan menjadi bangunan mangkrak. Namun demikian Disperpusip Kabupaten Blitar menjelaskan pihaknya akan mengajukan proyek Perpusda itu di tahun 2026 mendatang sebagai salah satu proyek strategis.
“Nanti tahun 2026 akan dimasukkan ke proyek strategis nanti, tahun ini tidak ada pengerjaan karena efisiensi anggaran juga kecil,” ungkap Kabid Perpustakaan Disperpusip Kabupaten Blitar, Maman Soekrisno, Rabu (28/3/2025).
Proyek Perpusda Kabupaten Blitar sendiri memang dihentikan di tengah jalan pada tahun lalu. Sampai waktu pemberhentian diketahui progres pembangunan Perpusda Kabupaten Blitar mencapai 37,81 persen.
Pemberhentian proyek ini dilakukan usai target pengerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga tidak mencapai target. Sehingga pada tahun 2024 lalu proyek senilai 8 miliar rupiah itu dihentikan di tengah jalan.
Mulanya proyek ini dibiayai penuh oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Kala itu Perpusnas menyiapkan anggaran senilai Rp.10 miliar rupiah. Namun usai pemberhentian, dana Rp.10 miliar tersebut tidak jadi turun.
Kini jika Pemerintah Kabupaten Blitar ingin melanjutkan pembangunan proyek Perpusda tersebut maka harus merogoh koceknya sendiri. Jika tidak maka bisa jadi Perpusda Kabupaten Blitar hanya akan jadi bangunan mangkrak.
“Insyaallah kemarin rapat akan dilanjutkan tahun 2026 itu nanti akan menggunakan dana DAU (dari pusat untuk daerah), dana dari Perpusnas hanya satu kali awal itu,” tegasnya.
Kini patut dinanti apakah proyek Perpusda Kabupaten Blitar akan dilanjut. Pasalnya saat ini pemerintah pusat maupun daerah memang tengah menghadapi tantangan efisiensi yang mengharuskan anggaran belanja dihemat. (owi/ian)







3 Komentar
Efek domino main kepras anggaran untuk MBG
Invest di perut,, lumayan bisa nyuburkan tanaman
Usut kepala dinasnya JUMALI dong …