Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Blitar bakal memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak di tahun 2024 ini. Total anggaran yang disiapkan pun mencapai Rp 80 miliar rupiah.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk perbaikan ruas jalan utamanya yang jadi penghubung Jalur Lintas Selatan. Pemkab Blitar memang fokus membangun jalan penghubung JLS di tahun 2024 ini.
“Secara total anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan rusak dan betonisasi ada 80 miliar rupiah, dan difokuskan pada wilayah selatan utamanya penghubung JLS,” kata Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar Hamdan Zulfikri Kurniawan, Sabtu (06/01/24).
Jalan penghubung JLS yang akan diprioritaskan untuk diperbaiki pada tahun 2024 ini adalah jalur yang menuju lokasi tempat wisata. Seperti akses jalan menuju Pantai Jolosutro, Kecamatan Wates, serta jalur JLS menuju Pantai Peh Pulo yang berada di Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar.
“Intinya gini prioritas pembangunan Kabupaten Blitar adalah jalur-jalur penghubung JLS utamanya yang menuju tempat wisata karena itu bisa meningkatkan perekonomian di sektor wisata,” tuturnya.
Perbaikan jalan penghubung JLS ini akan mulai dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Blitar pada pertengahan tahun 2024 ini. Perbaikan jalan ini pun juga akan dilakukan secara bertahap.
Hal itu terjadi lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Blitar. Selain mengandalkan APBD, Pemkab Blitar juga akan mencari sumber dana lain dari pemerintah pusat untuk memperbaiki jalan penghubung JLS dengan sejumlah tempat wisata tersebut.
“Ya kalau bicara potensi ekonomi dari wisata di sekitar JLS cukup besar tapi kami dari PUPR hanya bertugas untuk memperbaiki jalan penghubung yang rusak serta menyediakan lahan untuk jalur JLSnya sendiri,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Blitar sendiri menerima bantuan Dana Alokasi Khusus senilai Rp. 11 miliar rupiah dari Pemerintah Pusat di tahun 2024 ini. Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut diperuntukkan untuk pembangunan jalan penghubung Jalur Lintas Selatan (JLS) dengan Pantai Peh Pulo, Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
Nantinya dana Rp 11 miliar rupiah tersebut akan digunakan untuk memperbaiki ruas jalan yang menghubungkan JLS dengan Raja Ampatnya Blitar yakni Pantai Peh Pulo. Pembangunan jalur penghubung JLS ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pantai Peh Pulo, Blitar.
Dana bantuan dari pemerintah pusat itu akan digunakan oleh Pemkab Blitar untuk memperhalus jalan dari JLS ke Pantai Peh Pulo. Pasalnya selama ini jalur sirip penghubung Pantai Peh Pulo dengan JLS masih sulit dilewati.
Padahal Pantai Peh Pulo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Blitar. Bahkan beberapa orang menyebut Pantai Peh Pulo sebagai Raja Ampatnya Blitar.
“Karena itu jalannya panjang diperlukan biaya yang besar namun dengan adanya bantuan DAK tersebut tentu meringankan Pemkab Blitar,” tutupnya. (owi/ted)






