Jombang (beritajatim.com) – Kebun Riset dan Kampus Alam DeDurian Park, akan hadir di Bogor pada awal 2022. Konsep kebun durian tetap menjadi andalan utama, disamping itu juga menjadi kampus alam, wisata edukasi, kebun riset, serta pusat training pelajar dan mahasiswa.
Itulah kesimpulan Raker (rapat kerja) akhir 2021 PT Sinergi Berkah Alami/DeDurian Park, yang dihadiri Para pendiri. Di antaranya, Yusron Aminulloh (CEO), Muhammad Gurning (Komisaris), Djoko Setyono (Dir Op), Prof Dr Reza Tirta Winata (Konsultan Kebun), Iman Supriyono (Konsultan Perusahaan) dan jajaran manajemen. Acara digelar pada 17-18 November 2021, di Kebun Berkah DeDurian Park Wonosalam Jombang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”dedurian-park”]
“Berdasarkan hasil rapat, Insyaallah pada Januari 2022 kita mulai. Alhamdulillah Allah mudahkan langkah kami memakmurkan bumi Allah berkembang sampai di Bogor dengan area awal 5 hektar,” ujar Yusron Aminulloh, CEO DeDurian Park, Kamis (18/11/2021).
Pendirian DeDurian Park di Bogor sudah diawali riset dan kajian mendalam tentang kelayaknnya. Bahkan, Yusron menyebut, sudah melakukan survei 6 bulan. Selain itu juga menjajagi kerja sama dengan banyak lembaga, institusi yang akan menjadi mitra.
DeDurian Park di Bogor tersebut lokasinya sangat strategis. Yakni tidak jauh dari beberapa kampus, termasuk IPB (Institut Pertanian Bogor) yang berada di Jl Raya Dramaga. Tentu saja, Prof Reza yang tinggal di Bogor menyambut baik langkah ini.
“Merawat pohon yang ada dan menanam pohon durian yang baru tetap menjadi prioritas. Tim kami di Bogor sangat siap bergerak cepat. Dari situ berkembang menjadi kebun riset, kampus alam dan wisata edukasi,” tegas Prof Dr Reza Tirtawinata.
Muhammad Gurning menambahkan, dengan berdirinya DeDurian Park di Bogor, akan meningkatkan levelnya dari kelas Jawa Timur menjadi kelas nasional. “Bogor masih menjadi parameter. Tidak hanya dekat ibukota, tetapi Jabodetabek semua mengarah ke Bogor. Bahkan dari luar Jawa juga ke Bogor. Kami makin semangat go nasional,” tambah Gurning yang juga Dirut Wonosalam City Park.
Pendiri lainnya, Djoko Setyono, yang juga alumnus IPB mengaku bangga akhirnya DeDurian Park mendekati kampusnya. “Ini menyatukan kami para alumnusnya. Saya dan Prof Reza adalah alumnus IPB. Kami siap sinergi kembali dengan kampus, dengan dosen-dosen muda hebat dan utamanya dengan mahasiswa,” kata Djoko penuh semangat.
Iman Supriyono dari SNF Consulting juga menyambut hangat langkah tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya akan membangun kemitraan yang lebih luas. “Kita akan menerbitkan saham baru, untuk menyukseskan pendirian DeDurian Park. Kemitraan kita bangun lebih luas,” urai konsultan perusahaan DeDurian Park ini. [suf]







