Tradisi Seblang Bakungan kembali digelar di Banyuwangi. Ritual sakral masyarakat Osing ini memikat ribuan wisatawan lokal hingga mancanegara
KUMPULAN BERITA Suku Osing
Warung Makan Sapu Jagad di Banyuwangi sajikan kuliner khas Osing dengan tungku kayu bakar, rasa autentik, dan suasana ndeso asli Desa Kemiren
Ritual Tumpeng Sewu di Desa Kemiren Banyuwangi padati ribuan warga dan wisatawan, rayakan budaya Osing dengan kuliner khas dan pertunjukan sakral
Masyarakat suku Osing Asli Banyuwangi, dikenal kuat memegang tradisi serta ritual adat. Salah satu yang masih lestari hingga kini adalah tradisi Ithuk-Ithukan.
Ada ritual khusus yang tersaji saat menginjakkan kaki di Desa Adat Kemiren, Kecamatan Glagah Banyuwangi adalah mepe kasur atau jemur kasur. Ritual
Ribuan tumpeng meramaikan tradisi adat Suku Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Makanan tradisional berisi nasi, lauk pauk
Kolaborasi antara ARuPA bersama PD Aman Osing, Banyuwangi menggelar sebuah workshop yang berfokus pada penulisan identifikasi masyarakat adat Osing.
Festival Arsitektur Nusantara (FAN) di Banyuwangi masuk tahun ke 3. Berbagai desain bangunan publik tampil di festival ini.
Hampir semua warga Suku Osing Banyuwangi, khususnya yang tinggal di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah memiliki kasur atau alas tidur dengan corak warna yang sama.
Banyuwangi (beritajatim.com) – Ritual tari tradisional Seblang Bakungan Banyuwangi usai dilaksanakan. Tapi, ada kejanggalan pasca pelaksanaan itu. Mbah Supani, sang…









