Dinsos Jember, mencatat per Februari 2022 ada 30.244 jiwa balita berpotensi stunting alias tengkes, terbanyak ada di Kecamatan Sumberbaru 2.025 balita.
KUMPULAN BERITA stunting Jember
PKB meminta Bupati Hendy Siswanto agar menjadi panglima gerakan bersama penanganan stunting alias tengkes dan jambanisasi di Kabupaten Jember.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengingatkan soal standarisasi alat ukur milik posyandu untuk mengetahui kondisi bayi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Jember (beritajatim.com) – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember, Jawa Timur, menghadapi sejumlah kendala dalam…
40 dari 248 desa dan kelurahan di Jember menjadi penyumbang kasus tengkes atau stunting skala nasional. Ini perlu mendapat perhatian serius.
Achmad Dhafir Syah, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menilai penanganan stunting alias tengkes
Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, meminta Dinas Kesehatan setempat mempertanggungjawabkan data tengkes alias stunting yang dilaporkan kepada bupati.
Stunting di Kabupaten Jember tertinggi di Jawa Timur. Prevalensi balita stunted (tinggi badan menurut umur) di Jember menurut Kementerian Kesehatan mencapai 34,9 persen
Penanganan stunting di Kabupaten Jember, harus dilakukan bersama-sama. Bupati Hendy Siswanto meminta semua pihak bergerak untuk mengatasi stunting.
Bupati Jember Hendy Siswanto meminta verifikasi ulang angka kasus stunting di daerahnya. Sebab, ada perbedaan data dari Dinkes Jember dengan SSGI 2022 Kemenkes.









