Pelan tapi pasti dan terukur, Polres Ponorogo mengamankan 2 orang yang terkait dengan pembunuhan dan penemuan mayat yang terbungkus karpet di Kabupaten Ngawi.
KUMPULAN BERITA Polres Ponorogo
Satreskrim Polres Ponorogo terus melakukan koordinasi dengan Polres Ngawi terkait penemuan mayat terbungkus karpet di bawah jalan tol di Ngawi.
Karpet untuk membungkus mayat di Ngawi sama dengan karpet yang hilang di rumah kontrakan. Polres Ponorogo akan mengajak pemilik kontrakan berdarah itu.
Satreskrim Polres Ponorogo kembali melakukan olah TKP di rumah kontrakan berdarah di Dusun Jatisari Desa Semanding Kecamatan Jenangan Ponorogo.
Satuan Reskrim Polres Ponorogo bertandang ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk mengambil sampel tubuh mayat yang ditemukan terbungkus karpet di bawah Jembatan Tol.
Satresnarkoba Polres Ponorogo berhasil menggagalkan pengiriman sabu-sabu ke dalam Rutan Kelas IIB Ponorogo dan menangkap pelaku yang berinisial CRS (28).
Pelaku yang masih dibawah umur itu mengirim video kepada orangtua (ortu), paman dan teman-teman korban. Tentu saja, video asusila self service yang beberapa waktu lalu viral di media sosial (medsos) Ponorogo itu dilaporkan ke polisi.
Terbakar cemburu. Itulah alasan yang diutarakan oleh pelaku penyebar video asusila self service yang beberapa waktu lalu viral di Kabupaten Ponorogo. Ya di hadapan penyidik, pelaku yang merupakan pacar korban itu tega menyebar video pribadi
Suami tidak bekerja, uang digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Itulah pengakuan Ika Faramita (29), biduan dangdut yang tersandung kasus perdagangan orang di Kabupaten Ponorogo.
Operasi antisipasi balap liar dilakukan oleh Polres Ponorogo setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Dalam razia kendaraan bermotor yang tidak sesuai spesifikasi standar pabrikan itu, petugas kepolisian juga berhasil menemukan minuman keras









