Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) Jawa Timur cemburu terhadap kemudahan penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM), jika dibandingkan penyaluran subsidi pupuk.
KUMPULAN BERITA petani jember
Pos Pelayanan Agen Hayati (PPAH) Ollenah Terro memanen padi yang menggunakan pupuk organik di Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (17/4/2024).
Badan Urusan Logistik (Bulog) tengah berproses menyerap gabah dan padi petani Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sesuai dengan keputusan Badan Pangan Nasional, Bulog diperintahkan menyerap gabah dan beras dengan harga fleksibel sehingga petani tertarik menjual kepada pemerintah.
Kebijakan Presiden Soeharto pada masa Orde Baru di sektor pertanian masih lebih baik dibandingkan kebijakan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Petani lebih makmur pada masa Orde Baru dibandingkan saat ini.
Asosiasi Petani Pangan Indonesia Jawa Timur yang diketuai Jumantoro, petani asal Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, menulis surat untuk Presiden Joko Widodo yang bercerita soal kondisi sektor pertanian di Indonesia.
Asosiasi Petani Pangan Indonesia Jawa Timur berunjuk rasa dan membagikan dua kuintal beras di depan kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jalan Sudarman, Senin (25/3/2024) sore.
Khudori dalam buku Ironi Negeri Beras menyebut adanya kesenjangan antarpetani. “Pendapatan petani yang memiliki tanah besarnya dua kali lipat lebih besar dibandingkan petani tak bertanah,” tulisnya.
Hama wereng mulai menyerang sawah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember berusaha melakukan pengendalian agar tak mengganggu produksi padi.
Kondisi krisis iklim El Nino ternyata tak menghalangi petani di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk memproduksi padi hingga satu juta ton pada 2023. Ini merupakan sebuah peningkatan dari angka 983.663 ton pada 2022.
Petani di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengawali tahun baru 2024 dengan menyerukan penolakan terhadap pengurangan kembali pupuk bersubsidi. Petani menilai pengurangan ini semakin menjauhkan Indonesia dari ikhtiar swasembada pangan.









