Pj Wali Kota Kediri membuka sekaligus memberikan arahan pada Sosialisasi Penerapan Kewajiban Transaksi BBM JBKP (Pertalite) menggunakan QR Code
KUMPULAN BERITA Pertalite
Penggunaan QR Code dalam distribusi Pertalite di sejumlah wilayah Jawa Timur (Jatim) telah sepenuhnya diterapkan, seperti di Jombang, Mojokerto, Madiun, Ponorogo, dan Magetan.
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Mojokerto Raya dalam pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, terutama Pertalite sudah mulai menerapkan QR Code.
Setelah fase sosialisasi yang dilakukan selama 6 bulan dari bulan Juni 2024 kemarin, Pertamina Patra Niaga kini meningkatkan fase dari sosialisasi menjadi uji coba penggunaan QR Code (quick response code)
Sejumlah pengendara terlihat kecele saat hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Jalan Kalimantan Kota Blitar. Pasalnya BBM jenis pertalite, pertamax hingga solar di SPBU tersebut kosong pada hari ini, Minggu (8/9/2024).
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap penerapan QR Code untuk pembelian Pertalite bersubsidi.
Pertamina Patra Niaga, anak usaha Pertamina, meluruskan isu yang beredar di masyarakat terkait penyaluran Pertalite. Mereka menegaskan bahwa Pertalite
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengalihkan pelayanan BBM jenis pertalite di SPBU Kanigoro, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.
Kenaikan harga minyak dunia berdampak terhadap harga minyak dalam negeri. Upaya pemerintah tetap menyubsidi Pertalite harus dikuti perubahan perilaku transportasi masyarakat.
DLH Perkim Kabupaten Sampang mengalokasikan anggaran belanja BBM untuk armada pengangkut sampah selama setahun senilai Rp 725.470.400.









