Gresik (beritajatim.com) – Nasib sial dialami Suherman (42) warga asal Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Gara-gara kepergok mencuri laptop
KUMPULAN BERITA pencurian gresik
Komplotan pencuri di Kabupaten Gresik tergolong nekat. Sebabnya, mereka membobol 16 rumah serta toko di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan.
Dua warga asal Kecamatan Panceng, Gresik, yakni Ahmad Badri (37) asal Desa Cangaan, dan Sholahuddin (43) asal Desa Wotan, diamankan polisi.
Raut wajah tersangka kasus pembobolan rumah Achmad Fauzi (48) terlihat lesu. Kedua tangan diborgol karena pencurian di Jalan RE.Martadinata Gresik.
Nasib naas dialami oleh Achmad Santoso (30) warga Desa Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
Terekam CCTV saat mencuri ponsel (telepon seluler), MF (34) warga Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, berurusan dengan aparat penegak hukum. MF mencuri ponsel di rumah kos
Pasangan suami istri M.Kuswanto (47) dan Susanah (41) dibui. Keduanya ditangkap karena mencuri 2 ponsel di Pasar Balongpanggang, Gresik.
Gresik (beritajatim.com) – Achmad Said (30) warga asal Desa Balung, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, hanya bisa pasrah saat unit Reskrim Polsek Manyar, Gresik, dan Polsek Wonocolo, Surabaya
Kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gresik. Kali ini terjadi pada ‘Rumah Batik Pitutur’ yang berlokasi di Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik.
Pelaku Abdul Aziz (43) warga Kelurahan Gunungmas, Kecamatan Kupangteba, Kota Bandar Lampung. Dia diringkus usai babak belur dihajar warga setelah ketangkap









