Muhammad Fawait, calon bupati nomor urut 2, belum tancap gas dalam pekan pertama kampanye pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang dimulai sejak 25 September 2024.
KUMPULAN BERITA muhammad fawait
Deklarasi damai hanya diikuti pasangan calon bupati petahana Hendy Siswanto dan calon wakil bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman yang masing-masing mengenakan pakaian putih dan sarung merah. Selain dihadiri komisioner Komisi Pemilihan Umum Jember, acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat dari kepolisian, TNI, dan komisioner Badan Pengawas Pemilu Jember.
Muhammad Fawait, calon bupati nomor urut 2 yang diusung 14 partai politik, menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pemberantasan korupsi, jika terpilih memimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur pada 2025-2030.
Muhammad Fawait dan Djoko Susanto gembira memperoleh nomor urut 2 dalam pengundian nomor urut pasangan calon calon kepala daerah dan wakilnya, di aula Stikes Universitas dr. Soebandi, Senin (23/9/2024) malam.
Gogot Cahyo Baskoro, mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur, resmi memimpin tim pemenangan pasangan Muhammad Fawait dan Djoko Susanto, dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember tahun ini.
Calon Wakil Bupati Djoko Susanto memimpin prosesi pembacaan ‘Baiat Cinta’ terhadap tim pemenangan Gus Djos (Muhammad Fawait-Djoko Susanto), di Restoran New Sari Utama, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (22/9/2024).
Muhammad Fawait berterima kasih kepada Partai Keadilan Sejahtera yang telah mengusungnya sebagai calon bupati dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kubu pengusung calon bupati Muhammad Fawait dan calon wakil bupati Djoko Susanto siap berkampanye di kampus dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, menindaklanjuti pelanggaran aturan berupa pemasangan banner bergambar calon bupati Muhammad Fawait oleh Nasikhudin alias Mas Asik, Kepala Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang.
Forum Advokat Muda Progresif Jember (FAMPJ) menolak kriminalisasi hak berdemokrasi warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka mendesak seluruh aparat untuk bersikap netral dan menegakkan hukum atas nama kebenaran dan keadilan tanpa memihak pada kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan.









