Walaupun sempat terlihat tidak menyesali perbuatannya usai membunuh Uswatun Khasanah, Rohmad Tri Hartanto ternyata menyimpan kesedihan selama di penjara.
KUMPULAN BERITA Mayat Koper Merah
Surabaya (beritajatim.com) Rohmad Tri Hartanto alias Antok tersangka kasus mutilasi Ngawi memperagakan total 161 adegan dalam rekonstruksi ulang. Dari 161…
Polda Jatim menyatakan Rohmad Tri Hartanto alias Antok sebagai pengidap psikopat narsistik. Gangguan kepribadian ini memicu aksi pembunuhan dan mutilasi kekasih gelapnya, Uswatun Khasanah. Berikut ciri-ciri psikopat narsistik yang terungkap dari kasus ini.
Kerabat tersangka mutilasi Uswatun Khasanah, MA, diperiksa Polda Jatim. MA mengaku diminta mengangkat koper berisi jasad korban. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
Ayah korban mutilasi Uswatun Khasanah mengucapkan terima kasih kepada kepolisian atas kerja cepat dalam mengungkap kasus. Jasad korban kini telah lengkap dan dimakamkan di Blitar. Polisi terus mendalami kasus ini.
Kepala RS Bhayangkara Kediri pastikan identitas korban mutilasi Uswatun Khasanah melalui otopsi dan data sekunder. Baca fakta lengkap kasus ini di sini.
Polda Jatim melakukan otopsi bagian tubuh korban mutilasi Uswatun Khasanah di RS Bhayangkara Kediri. Keluarga lega, penyelidikan terus dikembangkan.
Polisi mendalami kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus mutilasi Uswatun Khasanah, wanita yang mayatnya ditemukan dalam koper merah di Ngawi.
Sebelum dibunuh, korban bernama Uswatun Hasanah ternyata sempat cekcok dengan sang kekasih, Rohmad Tri Hartanto, yang menjadi tersangka dalam kasus ini.
Kasus mutilasi Ngawi masih menyisakan misteri. Walaupun pelaku mengakui memutilasi korban Uswatun Hasanah dengan pisau buah yang dibeli di Minimarket.








