Sistem peringatan dini diperketat di jalur Piket Nol Lumajang setelah longsor, dengan pemasangan rambu dan pengaturan lalu lintas demi keselamatan pengendara
KUMPULAN BERITA Longsor Lumajang
Hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di kawasan Jalur Piket Nol Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memicu longsor, Selasa (29/7/2025) siang.
Bencana tanah longsor terjadi di Kilometer 57 Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (28/2/2025)
Jasad Junaidi, salah satu korban tertimbun longsor di Desa Pronojiwo, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, masih belum ditemukan hingga hari ketujuh.
Jalur Piket Nol yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, kini buka-tutup pasca longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, Senin
Junaidi, penambang pasir asal Dusun Karang Suko, Desa Tamansatrian, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, masih belum ditemukan.
Tanah longsor yang terjadi di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang diduga salah satunya akibat pengaruh aktivitas manusia.
Hingga malam hari, operasi pencarian dan evakuasi korban masih berlangsung. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Lumajang, KSB Among Jagat
Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang menerima laporan Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro terjadi longsor mengakibatkan 3 orang meninggal dunia
Lumajang (beritajatim.com) – Hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (27/2/2021) menyebabkan bukit piket Nol longsor. Akibatnya, jalur penghubung Lumajang -…









