Wagub Emil tegaskan peredaran beras oplosan jadi fokus Satgas Pangan. Pemprov Jatim bergerak bersama Disperindag awasi pasar.
KUMPULAN BERITA Beras oplosan
Satgas Pangan Sumenep meminta agar masyarakat tidak mudah tergiur merk saat membeli beras. Hal itu menyusul temuan 212 merk beras oplosan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai ‘pasang kuda-kuda’ pasca merebaknya kabar temuan beras oplosan di sejumlah daerah.
Lemahnya pengawasan distribusi dan ketidaktegasan pengendalian harga dinilai menjadi biang kerok maraknya praktik pengoplosan beras curah yang dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium.
Ketua Dewan Pembina GBK (Gawagis Berfikir Kemajuan) Relawan Prabowo-Gibran, Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) ikut buka suara terkait ramainya pemberitaan terkait beras oplosan yang beredar di masyarakat.
Sumenep (beritajatim.com) – Polres Sumenep memastikan bahwa penanganan terhadap kasus dugaan pengoplosan beras untuk bantuan pangan non tunai (BPNT) tetap…
Sumenep (beritajatim.com) – Tersangka kasus dugaan pengoplos beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Latifa (43), warga Jl. Merpati, Pamolokan, Sumenep,…
Sumenep (beritajatim.com) – Latifa (43), warga Jl. Merpati, Pamolokan, Sumenep, tersangka kasus dugaan pengoplos beras akhirnya menghirup udara bebas. Polres…
Sumenep (beritajatim.com) – LT, warga Kecamatan Kota Sumenep yang merupakan pemilik gudang UD Yudatama ART, ditetapkan sebagai tersangka beras oplosan…
Sumenep (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GMNI Sumenep berunjuk rasa ke Polres setempat. Mereka mendesak agar kasus dugaan…








