“Sepuluh tahun terakhir ini angka stunting di Jember selalu tinggi. Angka kematian ibu dan bayi juga selalu tinggi. Bahkan kita tertinggi di Jawa Timur. Angka stunting dari tahun ke tahun tidak pernah bergerak kalau enggak nomor satu, nomor dua, sehingga saya anggap ini adalah semacam bencana atau krisis,” kata Bupati Muhammad Fawait, Senin (26/1/2026).
KUMPULAN BERITA angka kematian ibu di Jember
Bupati Muhammad Fawait mengumumkan program Bucin Kesianak atau Bupati Cinta Kesehatan Ibu dan Anak, dalam konferensi pers Pro Guse, di depan kantor Pemkab Jember, Jalan Sudarman, Jember, Kamis (28/8/2025).
Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, membentuk tim J-Eman (Jember Emergency Maternal Neonatal) untuk mengatasi kematian ibu dan bayi. Tim ini sudah bekerja selama tiga bulan terakhir.
Jember (beritajatim.com) – Perkawinan anak usia di bawah 19 tahun merebak di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Perkawinan usia anak dipicu…
Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menandatangani kerjasama dengan Ruang Temu Generasi Sehat (Rutgers) Indonesia di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember,…
Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 14.425 kader pos pelayanan terpadu (posyandu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengikuti jambore selama dua hari pada…





