Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan truk bermuatan makanan ringan, mobil pikap, dan sepeda motor terjadi di jalur utama Ngawi–Karangjati, tepatnya di Desa Karang Malang, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Kamis (14/5/2026) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB itu mengakibatkan dua orang, yakni sopir dan penumpang mobil pikap, terjepit di dalam kabin kendaraan usai mengalami benturan keras dengan truk dari arah berlawanan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas gabungan harus bekerja ekstra hati-hati untuk mengeluarkan korban yang terjepit dashboard dan stir kemudi. Penumpang pikap berhasil dievakuasi lebih dulu, sementara sopir membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk dibebaskan dari dalam kabin.
Selama proses penyelamatan berlangsung, arus lalu lintas dari arah Kota Ngawi menuju Karangjati maupun sebaliknya mengalami kemacetan total.
Korban diketahui bernama Adi Prasetya (23), pengemudi mobil pikap, dan Bagus Purnomo (30), penumpangnya. Keduanya merupakan warga Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Setelah berhasil dievakuasi, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengendara sepeda motor bernama Sulistyoko (55), warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, juga mengalami luka parah setelah menabrak mobil pikap yang melintang di tengah jalan.
Menurut keterangan sopir truk, Suud Hariyadi (50), warga Desa Sumber Soko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, kecelakaan bermula saat dirinya melaju dari arah Ngawi menuju Karangjati dengan membawa muatan makanan ringan.
Dari arah berlawanan muncul mobil pikap yang diduga hendak mendahului kendaraan di depannya. Pikap tersebut diduga oleng ke kanan karena pengemudi mengantuk hingga akhirnya menghantam truk.
“Saya dari arah barat, tiba-tiba mobil dari depan oleng ke kanan diduga sopir mengantuk lalu menabrak truk saya. Setelah itu ditabrak sepeda motor dan kedua orang di mobil terjepit di dalam,” ujar Suud Hariyadi.
Penumpang mobil pikap, Bagus Purnomo, mengaku saat kejadian dirinya sedang tertidur dan baru sadar setelah tubuhnya terjepit dashboard kendaraan.
“Saya tidur, tiba-tiba sudah terjepit dashboard. Saya dievakuasi duluan, sedangkan sopir masih terjepit,” katanya.
Benturan keras membuat mobil pikap melintang di badan jalan sehingga pengendara sepeda motor di belakangnya tidak sempat menghindar dan ikut terlibat kecelakaan.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat. Setelah kendaraan dipindahkan dari lokasi kejadian, arus lalu lintas di jalur tersebut kembali normal. [fiq/aje]





