Probolinggo (beritajatim.com) – Jalan raya Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mendadak sunyi namun mencekam, Jumat (17/4/2026) dini hari. Sekitar pukul 00.30 WIB, dentuman keras memecah keheningan malam sebuah tabrakan beruntun antartruk berujung maut.
Dua penumpang truk Colt Diesel tewas seketika di lokasi kejadian. Tubuh korban ditemukan di dalam kabin yang ringsek parah akibat benturan keras dari belakang. Keduanya, M Shole dan Rudi, warga Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, tidak sempat diselamatkan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahardian, mengungkapkan kecelakaan tersebut melibatkan truk Colt Diesel bernopol B-9232-KIT dan truk Hino bernopol DK-8843-BO yang melaju searah dari barat ke timur.
“Benturan terjadi di bagian belakang truk Hino. Dugaan sementara, pengemudi Colt Diesel kurang konsentrasi hingga kehilangan kendali,” ujarnya.
Hasil penyelidikan awal di lokasi menunjukkan, truk Colt Diesel yang dikemudikan Achmad Khoirul melaju di jalur yang sama tepat di belakang truk Hino yang dikemudikan Suhardi. Namun, dalam kondisi jalan yang relatif lengang, justru terjadi tabrakan keras tanpa upaya pengereman maksimal.
Indikasi ini memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian fatal. Minimnya jejak pengereman di lokasi memperkuat asumsi bahwa pengemudi tidak dalam kondisi fokus saat mengemudi—faktor yang kerap menjadi pemicu kecelakaan fatal pada jam-jam rawan.
Akibat benturan tersebut, bagian depan truk Colt Diesel hancur tak berbentuk, sementara truk Hino hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang—menunjukkan kuatnya hantaman dari kendaraan di belakang.
Pengemudi Colt Diesel, Achmad Khoirul, selamat namun mengalami luka ringan. Sementara pengemudi truk Hino, Suhardi, dilaporkan tidak mengalami luka.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara. Kedua korban meninggal dunia kemudian dibawa ke RSUD dr. Saleh Kota Probolinggo.
Hingga kini, Satlantas Polres Probolinggo Kota masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelelahan, kelalaian, hingga kondisi kendaraan. [rap/aje]






