Surabaya (beritajatim.com) – Hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) teranyar menunjukkan bahwa PDI Perjuangan bakal unggul telak di Kota Surabaya. Partai berlambang banteng moncong putih itu mendapatkan hasil tertinggi daripada partai politik (parpol) lain, baik elektabilitas maupun top of mind di Surabaya.
Peneliti Senior SSC, Ikhsan Rosidi mengatakan untuk top of mind partai politik PDIP berada di posisi teratas dengan angka 41,7%. Kemudian urutan kedua PKB 7,7% dan ketiga Gerindra 6,0%.
Selain itu, disusul oleh peroleh Demokrat 4,6%, Golkar 3,7%, PKS 3,4%, Nasdem 2,7% lalu PAN 1,1%. “Lainnya, yakni Perindo 1,0%, PPP 0,9%, sisanya PSI dan PBB dengan perolehan masing-masing 0,6% dan 0,2%,” kata Ikhsan di Surabaya, Jumat (13/1/2023).
Sementara itu, dalam hal elektabilitas Ikhsan mengatakan ranking pertama masih PDIP dengan 46,7%, diikuti PKB 8,7%, Gerindra 8,6%, Demokrat 6,3%, Golkar 5,0%, PKS 4,1%, Nasdem 3,6%, PAN dengan 1,8%, PPP 1,2%, Perindo dan PSI keduanya 1,1%.
Lainnya masih di bawah 1%, yakni PBB 0,2%, Hanura, Garuda, PKN, Gelora, Partai BURUH, dan Ummat semuanya kompak memeroleh 0,1%.
Menariknya, kata Ikhsan, dalam survei top of mind partai ada 26,4% responden yang memilih untuk tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu, sedangkan survei elektabilitas sebanyak 11,0% tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu.
“Ini berarti masih ada peluang atau ceruk yang cukup besar untuk diperebutkan dan digarap oleh partai-partai lainnya,” katanya.
Terpisah, Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Surabaya, Ghoni Mukhlas Niam bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, kerja-kerja kerakyatan yang dilakukan berhasil merebut hati warga Kota Pahlawan.
“Ini berkat kerja keras DPC PDIP Surabaya dan juga anggota legislatifnya yang sering turun ke masyarakat, sehingga elektabilitas partai melesat,” kata anggota komisi C DPRD Surabaya ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pdip”]
Ghoni sapaannya menyebut PDIP tidak akan terlena dengan capaian tersebut. Justru akan menjadi momentum untuk semakin menggencarkan kerja-kerja politik dan terjun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Kepercayaan ini akan menjadi semangat kami untuk semakin bekerja dan menjadi nafas rakyat Surabaya,” pungkas Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Surabaya ini.
Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 01-10 Januari 2023 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya.
Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid. [asg/but]






