Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat mendorong percepatan revitalisasi Pasar Kembang. Apalagi, setelah dilalap api setahun lalu, pusat jajanan di Surabaya itu belum juga direvitalisasi. “Saya mendorong agar segera dilakukan revitalisasi agar kegiatan ekonomi disini bisa kembali maksimal,” kata Achmad di Surabaya, Sabtu (22/10/2022).
Pasar yang menampung 200 an lebih pedagang itu beroperasi mulai Pukul 01.00 WIB dini hari, Pasar Kembang sudah ramai pengunjung. Namun transaksi yang berlangsung di pasar ini bukanlah jual beli kembang atau bunga, melainkan berbagai macam jajanan pasar dan kue basah.
Selain itu, rata-rata pelanggan membeli jajanan di pasar ini dalam jumlah banyak atau grosir, biasanya untuk dijual kembali. Segala jenis jajanan khas Jawa Timur dapat ditemui di pasar ini. Sebut saja lemper, kue lapindo, lalis Surabaya, morina, pastel, dan banyak lainnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pasar-kembang”]
Bahkan segala jenis roti seperti donat, roti gulung serta roti modern lainnya seperti roti pizza juga ada di pusat grosir kue ini. Harganya pun terbilang sangat murah, mulai dari Rp 1.100 hingga Rp 3.000. “Pasar kembang tidak hanya sebagai salah satu pusat ekonomi kerakyatan dan sentra jajanan, melainkan sebagai ikon Kota Surabaya,” ujar Achmad.
Achmad menyebut kondisi bangunan lantai 2 Pasar Kembang Surabaya kian memprihatinkan. Lubang memenuhi atap gedung, pondasi bangunan pun terlihat rapuh.
Apalagi saat ini memasuki musim hujan dengan kondisi atap yang rapuh dan terbuka tentu akan membuat pedagang was- was dan terganggu aktivitasnya. “Geliat ekonomi pedagang jajanan berjalan dengan baik namun tadi sempat melihat kondisi atap pasca kebakaran belum diperbaiki. Kalau dihitung sudah setahun lebih,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa perhatian terhadap perawatan bangunan pasar – pasar rakyat juga menegaskan komitmen serta keberpihakan PD Pasar Surya terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan. “Tidak bisa kita ingin ekonomi tumbuh kalau PD Pasar Surya tidak memberikan perhatian yang fokus terhadap kondisi pasar rakyat,” pungkasnya.[asg/kun]






