Malang (beritajatim.com) – Hasil survei Litbang Kompas di 33 Kecamatan Kabupaten Malang menempatkan Pasangan Calon (Paslon) Sanusi-Lathifah (SALAF) unggul telak.
Dalam survei yang dilakukan Teropong Litbang Kompas di Pilbup Malang 2024 itu, Paslon SALAF nomer urut 1 memperoleh dukungan masyarakat sebesar 66,9%. Sedangkan paslon nomor urut 2, Gunawan-dr Umar Usman sebesar 11,4%. Hasil survei Litbang Kompas itu keluar di awal bulan Nopember 2024 ini.
Menanggapi hal itu, Liaison Officer Paslon SALAF, Zulham Ahmad Mubarok mengaku bersyukur. Menurut Zulham, pihaknya bersama tim pemenangan SALAF tetap fokus bekerja, mengkampanyekan sejumlah visi dan misi program Paslon SALAF untuk memperbaiki Kabupaten Malang secara utuh menyeluruh.
Masih kata Zulham, hasil survei dari Litbang Kompas memang tidak bisa diragukan. Selain valid, Litbang Kompas yang independent, tidak bisa disamakan dengan beberapa lembaga survei yang berbayar.
“Awal muncul hasil survei ini kami juga kaget. Bahkan disejumjah media sosial juga sempat ramai, kalau survei ini dimainkan. Mana mungkin survei sekelas Litbang Kompas bisa dimainkan,” tegas Zulham, Jumat (8/11/2024).
Zulham mengaku sangat mengapresiasi Hasil survey tersebut. Pria yang juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDIP itu menjelaskan, meski keunggulan cukup besar 66,9 persen, pihaknya menyerukan pada seluruh simpul relawan itu tidak jumawa.
“Meski hasil survey itu diluar perkiraan kami, kami tetep tidak boleh jumawa. Simpul simpul relawan harus tetap bekerja keras. Karena kita mendukung incumbent, harus menang tebal dalam pemilihan nanti,” ucapnya.
Zulham juga memastikan tidak ada intervensi dari tim pemenangan akan Hadil survei Litbang Kompas. “Mereka ini kan independent ya. Surveinya tidak bisa diintervensi,” ucapnya.
Masyarakat yang disurvei tersebut mendapat pertanyaan sebagai berikut, “Jika Pilkada Malang dilakukan saat ini, dari tokoh calon bupati berikut siapakah yang akan anda pilih?”.
Hasilnya sebesar 66,9% menjawab Sanusi-Lathifah, 11,4% menjawab Gunawan-dr Umar, memilih kedua-duanya sebesar 20,9% dan sebesar 0,8% tidak mencoblos atau tidak memilih.
Pada hasil survei tersebut jiga disebutkan metode survei menggunakan teknik sampling, multi stage random sampling. Responden terdiri dari laki-laki dan perempuan berusia 17 hingga 60 tahun.
Survei dilakukan di 33 kecamatan Kabupaten Malang. Menanggapi survey Litbang Kompas, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza salah satu partai koalisi Paslon Sanusi-Lathifah menyambut baik hal tersebut.
“Tentunya kami patut bersyukur atas hasil ini. Namun, kami yang ada di seluruh bagian dari Paslon Sanusi-Lathifah ini tidak boleh terlena,” kata Faza, Jumat (8/112024).
Menurutnya, Partai NasDem dan seluruh Parpol Koalisi Salaf terus bergerak memenangkan Pilkada yang diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang.
“Kami terus bergerak mensosialisasikan apa yang menjadi program-program Paslon Sanusi-Lathifah kepada masyarakat,” Faza menutup. [yog/suf]






