Jember (beritajatim.com) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal bertahan di senayan dengan perolehan kursi di atas ambang batas parlemen (parliamentary thresholds) pada Pemilihan Umum 2024. Optimisme ini dikemukakan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Arwani Thomafi, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (23/12/2023) sore.
Lembaga survei Indikator melansir jajak pendapat yang menempatkan PPP sebagai salah satu partai yang gagal memenuhi ambang batas parlemen, dengan persentase 2,6 persen. “Semua hasil survei yang pasti ada yang membayar itu akan menjadi masukan kami,” kata Arwani, usai menghadiri acara konsolidasi Wanita Persatuan Pembangunan di Hotel Bandung Permai, Kabupaten Jember.
“Tapi survei internal kami, kerja keras kami, menunjukkan bahwa PPP di daerah pemilihan – daerah pemilihan (dapil) yang selama ini kami kerjakan, insyallah aman untuk mencapai angka parliamentary thresholds. Jauh dari perolehan yang dulu,” tambah Arwani,.
Arwani tak memiliki instruksi khusus kepada kader dan pengurus PPP untuk menghadapi pemungutan suara 14 Februari 2024. “Kerja kerja kerja, raih minimal satu dapil satu kursi,” katanya.
Kehadiran Arwani ke Jember adalah untuk memastikan konsolidasi pemenangan PPP. “Alhamdulillah. Hari ini kami mendapatkan support dari perempuan-perempuan berbagai kalangan. Ada yang mantan anggota partai politik lain, aktivis Fatayat dan Muslimat yang siap menjadi barisan saksi untuk pemenangan PPP pada 2024,” katanya.
Sebelum ke Jember, Arwani berkunjung ke Banyuwangi dengan tujuan yang sama. Ia memastikan para calon legislator dan pengurus struktur partai untuk kompak merebut minimal satu kursi di satu dapil. “Insyaallah semua komponen partai solid, para caleg bekerja baik,” katanya.
“Kami mengimbau para kader dan simpatisan PPP untuk bersama-sama, ayo kita perjuangkan pelaksanaan pemilu yang bisa menjadi momen bagi rakyat untuk bebas menyuarakan hak pilih. Juga pemilu yang berlangsung dengan jurdil dan luber, bisa dinikmati masyarakat dan pada akhirnya rakyat yang akan mendapat manfaat dari proses pemilu nanti,” kata Arwani. [wir]






