Jember (beritajatim.com) – Kelompok suporter South Sector meminta Bupati Muhammad Fawait mengerahkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk mendukung Persid di Stadion Jember Sport Garden (JSG).
Permintaan ini disampaikan Akbar Villa, perwakilan suporter, dalam perkenalan skuat Persid Jember untuk kompetisi Liga 4 Musim 2025-26, di Hotel Fortuna Grande, Senin (1/12/2025) malam.
Persid Jember akan menjadi tuan rumah Grup H Liga 4 Jawa Timur, pada 11-15 Desember 2025. Macan Raung akan menjamu Baruna Nusantara (11 Desember), Persebo Muda Bondowoso (13 Desember), dan Banyuwangi Putra (15 Desember).
“Kami berharap support penuh dari Pemkab Jember, terutama Gus Bupati untuk Persid Jember, dengan menginstruksikan para camat untuk memberangkatkan penonton ke JSG,” kata Akbar.
Akbar juga berharap Bupati Fawait menginstruksikan ASN untuk hadir di JSG menyaksikan Persid melawan Persebo Muda Bondowoso pada 13 Desember 2025. “Dari tiga jadwal home Persid, hanya tanggal 13 yang weekend. Atau mungkin kalau bisa sekalian pada 11, 13 dan 15 datang semua. Kan cuma 3 hari,” katanya.
Manajer Persid Sholahuddin Amrulloh berjanji akan berjuang bersama dalam kompetisi Liga 4. “Karena bupati kita muda, semangat Persid juga harus luar biasa. Kita semangat muda, harus terus berlari dan berjuang. Jangan pernah lelah dan jangan pernah menyerah. Kita pernah merasakan pahitnya dua musim kemarin,” katanya.
Persid akan ditukangi pelatih Agus Yuwono yang dibantu beberapa asisten pelatih. “Tim kami sudah siap. Mudah-mudahan tahun ini adalah musimnya Persid Jember untuk bisa berbicara di Jawa Timur,” kata Sholahuddin.
Namun Sholahuddin mengingatkan, Persid tak bisa berjuang sendiri. “Perlu sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder di Jember, support dari seluruh elemen masyarakat Jember. Tidak hanya tim, tidak hanya yayasan, tidak hanya manajemen, tidak hanya suporter,” katanya.
Perhatian dari Bupati Fawait membuat Sholahuddin tenang. “Persid hari ini benar-benar diperhatikan oleh beliau, support sangat luar biasa. Kami memang ingin pemerintah hadir untuk selalu membina, membimbing, dan memperjuangkan Macan Raung sebagai sebagai identitas Jember,” katanya. [wir]






