Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi mengucapkan selamat berlibur bagi seluruh skuat Laskar Sape Kerrab, usai memastikan diri tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air Super League musim depan.
“Selamat berlibur, dan sampai jumpa di Madura musim depan. Jika takdir memisahkan, itu hanya karena sikap profesionalisme,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) pribadinya, Selasa (26/5/2026).
Pria yang akrab disapa AQ juga sangat berharap kebersamaan tersebut senantiasa terjaga. “Tidak ada kata selamat tinggal dalam sepakbola, karena sepakbola selalu mempertemukan kita. Maka dari itu samakan sikap saat datang dan saat pergi, karena kita keluarga besar Sepakbola Indonesia. Salam Silaturrahim dari Madura,” ungkapnya.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, ia juga tidak lupa mengucapkan selamat kepada tim juara Super League 2025-2026 Persib Bandung. Termasuk bagi timnya Madura United yang dipastikan lolos dari degradasi.
“Kompetisi kali ini, Persib dan Madura United berbeda. Madura sulit menang, Persib sulit kalah. Kalian berjuang di atas, kami berjuang di bawah (klasemen). Persib tepat dalam keputusan, kami hampir terlambat,” jelas AQ.
Karena itu, ia menyampaikan selamat untuk kedua tim yang sama-sama berjuang untuk memberikan yang terbaik, sekalipun dengan capaian misi berbeda. “Persamaan hanya dalam kata ‘SELAMAT’, kalian mendapat ucapan ‘Selamat’, kami selamatkan diri sendiri. Kami sama- sama Juara dalam versi yang berbeda, selamat Persib, Madura selamat,” pungkasnya.
Seperti diketahui, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu memastikan diri bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air musim depan, berkat kemenangan 2-0 dari PSM Makassar pada laga pamungkas Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (23/5/2026).
Berkat kemenangan tersebut, Madura United finish di posisi 14 klasemen akhir dengan koleksi 35 poin berkat hasil 9 menang, 8 kali imbang, serta 17 kali kalah. Mereka mencetak 37 gol dan kebobolan sebanyak 54 gol dari 34 laga yang dijalani.
Sementara tiga tim yang dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi sepakbola tanah air Super League, masing-masing Persis Solo (34 poin), Semen Padang (20 poin), dan PSBS Biak (18 poin). [pin]






