Surabaya (beritajatim.com) — PT Sun Paper Source menyerukan pentingnya dukungan pemerintah Indonesia dalam menghadapi tantangan global, khususnya rencana penerapan tarif resiprokal sebesar 32% oleh Amerika Serikat terhadap produk kertas tisu asal Indonesia.
General Manager PT Sun Paper Source, Aldo Setiono, menyatakan kekhawatirannya bahwa tarif tinggi tersebut dapat berdampak besar pada daya saing industri manufaktur dalam negeri. Ia berharap pemerintah Indonesia mampu menemukan titik temu negosiasi yang menguntungkan bersama.
“Harapan kami tentunya tarif bea masuk ke Amerika Serikat bisa jauh lebih ringan untuk HS (Harmonized System) kertas tisu, agar produk Indonesia dapat tetap bersaing seperti produk dari Turki, Brazil, atau negara ASEAN lain seperti Singapura dan Malaysia yang mendapat tarif lebih rendah,” kata Aldo.
Ia menambahkan, jika tarif tinggi diberlakukan, biaya ekspor akan meningkat signifikan, sehingga posisi manufaktur Indonesia akan semakin tertekan dibandingkan negara lain yang memiliki tarif masuk dan biaya logistik lebih murah.
Selain itu, Aldo juga mengingatkan tentang bahaya dibukanya keran impor produk kertas tisu dari luar negeri ke Indonesia secara bebas, yang bisa menyebabkan over supply dan mengancam kelangsungan industri dalam negeri.
“Padahal kapasitas manufaktur tisu dalam negeri sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan nasional. Membanjirnya produk impor, terutama dari China, akan memukul industri lokal,” tegasnya.
Di tengah tantangan global tersebut, PT Sun Paper Source justru kembali menorehkan prestasi gemilang. Dalam ajang penghargaan yang digelar BeritaJatim.com, perusahaan ini meraih penghargaan kategori Sektor Penguat Industri – Perusahaan Manufaktur Berdaya Saing Global 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada General Manager Aldo Setiono dalam acara di Whiz Luxe Hotel Surabaya. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kepresidenan RI Letjen TNI (Purn) AM Putranto.
Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kontribusi besar PT Sun Paper Source dalam mendorong pertumbuhan industri manufaktur di Jawa Timur dan nasional, serta keberhasilannya menembus pasar global dengan produk tisu berkualitas tinggi yang ramah lingkungan.
PT Sun Paper Source yang dikenal lewat merek Montiss, Pulpies, dan Favour, tahun ini juga memperluas lini bisnisnya dengan meluncurkan produk premium baby diapers lewat brand “Baby Favour”. Sementara untuk pasar internasional, perusahaan berkomitmen memperluas strategi pemasaran global serta aktif mengikuti berbagai pameran dagang internasional.
Wakil Gubernur Emil Dardak dalam sambutannya mengapresiasi ketangguhan PT Sun Paper Source dan para penerima penghargaan lain yang mampu bertransformasi di tengah dinamika industri. Ia juga memuji kiprah panjang BeritaJatim.com di dunia jurnalisme digital yang telah berjalan hampir dua dekade.
“Media massa sekarang bersatu ekosistem dengan media sosial. Jadi perannya saling melengkapi, bukan menggantikan,” ujarnya.
Dengan distribusi produk ke lebih dari 80 negara di 5 benua, PT Sun Paper Source berkomitmen terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan memperkuat kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global. [hrs/beq]






