Surabaya (beritajatim.com)- Matcha menjadi minuman yang kini semakin digemari oleh semua kalangan. Rasanya yang unik menjadikan minuman ini banyak diburu, bahkan tidak jarang juga beberapa orang mencoba mengkreasikan matcha dengan gayanya sendiri.
Melansir berbagai sumber, minuman yang berasal dari Negeri Sakura ini nyatanya menyimpan banyak khasiat bagi tubuh. Namun meski begitu, kandungan senyawa dalam matcha juga memiliki dampak buruk bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.
Efek samping Kafein
Matcha merupakan bagian dari teh hijau yang diolah menjadi bubuk. Hal ini menjadikan matcha turut memiliki kandungan yang sama dengan teh pada umumnya, salah satunya adalah kafein. Nilai kadar kafein dalam matcha tergantung pada faktor kualitas (grade) daunnya, seberapa banyak bubuk yang digunakan, seberapa pekat teh dibuat, dan cara penyajiannya.
Kandungan kafein dalam matcha lebih banyak dibandingkan dengan teh hijau pada umumnya. Hal ini karena proses pembuatan matcha yang menggunakan seluruh daunnya untuk dijadikan bubuk yang kemudian diberi air, berbeda dengan teh yang hanya menyeduh daunnya dan mengambil airnya saja. Sehingga mengkonsumsi matcha berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti sulit tidur, jantung berdebar, hingga rasa cemas.
Efek samping Tanin
Dalam matcha terkandung senyawa tanin yang bisa mengikat zat besi dari makanan. Senyawa tanin dalam matcha lebih besar dari pada teh pada umumnya karena tanin ikut larut ketika bubuk diseduh. Sehingga jika matcha dikonsumsi terlalu banyak maka dapat mengganggu penyerapan zat besi dan menimbulkan masalah pencernaan. Itulah kenapa matcha sebaiknya tidak diminum berlebihan atau saat perut kosong, terutama bagi mereka yang rentan anemia.
Efek samping Katekin
Senyawa katekin menjadi salah satu antioksidan utama dalam teh hijau, termasuk matcha. Jenis katekin paling terkenal adalah EGCG (epigallocatechin gallate) yang sangat tinggi dalam matcha. Meskipun senyawa ini dikenal mampu melawan radikal bebas, menurunkan risiko penyakit jantung, serta mendukung metabolisme tubuh, bila dikonsumsi dalam dosis tinggi, terutama dari ekstrak pekat atau konsumsi matcha berlebihan bisa menyebabkan efek samping serius, mulai dari gangguan pencernaan hingga kerusakan hati.
Meski matcha terkenal sebagai minuman sehat dengan segudang manfaat, bukan berarti aman dikonsumsi tanpa batas. Matcha tetap bisa menjadi teman santai sekaligus penunjang kesehatan, asalkan dinikmati dalam takaran wajar dan tidak berlebihan. [Erlina]






