Surabaya (beritajatim.com) – Malang tak hanya terkenal karena udaranya yang sejuk dan pemandangan alamnya yang memanjakan mata. Untuk kamu yang doyan tantangan dan ingin merasakan detak jantung yang dipacu lebih cepat, kota ini menyimpan sederet aktivitas wisata ekstrem yang siap tes nyalimu.
Dari pengalaman terbang di angkasa, menaklukkan arus deras, hingga melibas medan offroad yang menantang, semua ada di sini.
Berikut ini tujuh rekomendasi wisata ekstrem di Malang yang wajib dicoba oleh para pecinta adrenalin dan petualangan sejati!
1. Paralayang di Gunung Banyak
Bagi penggemar olahraga udara, Gunung Banyak adalah spot favorit untuk mencoba paralayang. Terbang di ketinggian lebih dari 1.300 meter sambil menikmati lanskap Kota Batu dari atas akan memberi sensasi luar biasa.
Apalagi saat sore hari, pemandangan matahari terbenam jadi bonus yang menakjubkan. Tak perlu khawatir kalau kamu baru pertama kali mencoba, karena tersedia opsi tandem dengan pilot profesional.
Lokasinya berada di Jl. Songgokerto, Kota Batu. Biaya untuk paralayang tandem berkisar mulai dari Rp400.000 per orang, sudah termasuk alat keselamatan dan dokumentasi berupa foto serta video.
2. River Tubing di Kaliwatu Rafting
Buat yang ingin uji adrenalin di atas air, river tubing di Kaliwatu Rafting adalah pilihan yang seru. Dibanding rafting biasa, tubing memberikan pengalaman lebih dekat dengan arus karena kamu duduk langsung di atas ban besar, hanya mengandalkan perlengkapan pelindung diri.
Arus sungai dan bebatuan akan jadi rintangan alami yang bikin aktivitas ini makin menegangkan.
Tempat ini berlokasi di Jl. Raya Pandanrejo No.1, Kota Batu. Harga paket tubing dimulai dari Rp150.000 per orang, sudah termasuk perlengkapan, pendamping profesional, dan asuransi.
3. Rock Climbing di Lembah Kera
Kalau kamu hobi panjat tebing atau ingin menjajal kemampuan fisik secara total, Lembah Kera di Tumpang bisa jadi tempat yang pas.
Dikelilingi tebing batu alami dengan tingkat kesulitan berbeda, lokasi ini menawarkan sensasi memanjat yang memacu konsentrasi dan stamina. Suasananya juga dikelilingi pepohonan dan aliran sungai yang menenangkan.
Lembah Kera terletak di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Tidak dikenakan biaya tiket, tapi kamu perlu membawa peralatan sendiri atau menyewa dari komunitas lokal. Harga sewa alat berkisar antara Rp100.000 hingga Rp200.000.
4. Offroad Jeep ke Bromo via Malang
Pecinta kendaraan 4×4 bisa mencoba jalur offroad menuju Gunung Bromo dari Malang. Jalur ini menantang dengan medan menanjak, bebatuan, dan hamparan pasir yang luas. Sensasi terguncang dalam jeep di tengah lanskap alam liar seperti savana dan bukit Teletubbies menjadi pengalaman tersendiri yang tak terlupakan.
Kegiatan ini biasanya dimulai dari kawasan Tumpang atau Gubugklakah, Malang. Biaya sewa jeep berkisar Rp600.000–Rp800.000 per kendaraan, sudah termasuk sopir, bahan bakar, dan izin masuk area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
5. Downhill di Bike Park Coban Rondo
Bagi pencinta sepeda ekstrem, Bike Park di Coban Rondo punya lintasan downhill yang menantang adrenalin. Jalurnya penuh tikungan tajam, tanjakan dan turunan curam, serta trek tanah licin yang butuh teknik dan kendali yang mantap. Cocok buat kamu yang ingin sensasi kecepatan sekaligus skill-testing.
Bike Park ini berada di dalam area wisata Coban Rondo, Pujon. Tiket masuk kawasan sekitar Rp20.000. Bila tak membawa sepeda, kamu bisa menyewa sepeda downhill lengkap dengan perlengkapan keselamatan, mulai dari Rp150.000 hingga Rp250.000.
6. Canyoning di Coban Talun
Canyoning cocok buat kamu yang ingin menjajal perpaduan antara olahraga ekstrem dan eksplorasi alam. Di Coban Talun, kamu akan menuruni air terjun setinggi lebih dari 30 meter menggunakan teknik rappelling. Diterpa air yang deras sambil menapaki tebing batu, aktivitas ini menawarkan pengalaman yang menguji mental dan fisik sekaligus.
Terletak di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kota Batu, paket canyoning bisa kamu dapatkan dengan harga mulai dari Rp250.000 hingga Rp400.000. Biaya tersebut sudah mencakup alat keselamatan, instruktur berpengalaman, dan dokumentasi.
7. Flying Fox Raksasa di Coban Rais
Kalau kamu ingin merasakan sensasi meluncur di udara tapi belum siap untuk tantangan ekstrem seperti paralayang, flying fox di Coban Rais bisa jadi opsi seru. Dengan lintasan sepanjang 300 meter dan ketinggian sekitar 50 meter, kamu akan meluncur melewati rimbunnya hutan pinus dengan kecepatan tinggi.
Flying fox ini berada di kawasan Oro-Oro Ombo, Kota Batu. Tiketnya dibanderol antara Rp35.000–Rp50.000 per orang. Kamu juga bisa sekalian mencoba wahana wisata lain di sekitar Coban Rais seperti spot foto instagenic, hammock, dan camping. [aje]






