Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan segera melaksanakan Sub PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio kepada anak-anak usia 0 hingga 7 tahun. Sub PIN digelar untuk mencegah kejadian luar biasa (KLB) karena kasus polio telah ditemukan lagi di beberapa wilayah di Indonesia.
Komite Imunisasi Nasional (KIN) telah merekomendasikan untuk melaksanakan imunisasi melalui pelaksanaan Sub PIN kepada seluruh sasaran usia 0 hingga 7 tahun 11 bulan 29 hari tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Hal ini direkomendasikan untuk di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sleman (DIY).
Sekretaris Dinkes Kota Malang Umar Usman menilai pencegahan KLB polio dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Mereka pun telah melakukan pertemuan dengan melibatkan semua stakeholder.
“Polio harus eradikasi, tidak boleh ada. Kita bisa upayakan bersama dengan melaksanakan imunisasi. Dengan demikian kita harus dukung agar bisa menyukseskan gerakan yang menyasar anak hingga usia 7 tahun ini,” ujar Umar usai koordinasi pelaksanaan Sub PIN Polio, pada Selasa (9/1/2023).
Dinkes Kota Malang berharap semua stakeholder dapat menggerakkan sasaran untuk dapat berpartisipasi dalam gerakan imunisasi ini.
“Dengan sasaran massal ini kita harus bergandeng tangan untuk mendukung sesuai tupoksi masing-masing. Tanpa kerja sama, kegiatan tidak akan terlaksana dengan baik. Hambatan terbesar adalah perhatian dari komunitas atau masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan imunisasi,” ujar Umar.
Untuk pelaksanaan Sub PIN Polio di Kota Malang akan digelar dalam dua putaran. Putaran pertama akan dilaksanakan pada 15 hingga 21 Januari 2024 dan putaran kedua 19 hingga 24 Februari 2024.
Adapun jumlah sasaran sebanyak 93.187 anak dengan kebutuhan vaksin 4.398 vial. Vaksin polio ini dapat diperoleh secara gratis di berbagai tempat pelayanan seperti puskesmas, puskesmas pembantu, posyandu, satuan pendidikan (PAUD, TK, SD/sederajat), serta pos imunisasi lain di bawah koordinasi puskesmas.
Sementara itu Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, berharap Sub PIN Polio bisa memutus rantai penyebaran virus polio di Kota Malang. Wahyu mengajak seluruh masyarakat untuk dapat mendukung program imunisasi ini.
“Saya harap masyarakat yang memiliki anak dengan usia dimaksud untuk ikut dalam program Sub PIN Polio. Mari bersama kita lindungi anak-anak kita dari polio atau penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi lainnya,” ujar Wahyu. (luc/ian)






