Sumenep (beritajatim.com) – Harga telur ayam ras di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini berangsur turun. Setelah sempat naik di kisaran harga Rp 30.000 – 31.000 per kg, pekan ini stabil di harga Rp 29.000 per kg.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil mengatakan, turunnya harga telur ayam ras karena stok mencukupi.
“Beda dengan beberapa waktu lalu, telur sempat mahal karena pengirimannya terlambat. Kalau sekarang Alhamdulillah sudah stabil,” katanya, Senin (12/01/2026).
Sementara untuk telur ayam kampung, harganya stabil Rp 48.000 per kg. Untuk harga komoditas daging masih stabil. Daging sapi Rp 135.000 per kg, daging ayam kampung Rp 80.000 per kg, dan daging ayam broiler Rp 40.000 per kg.
Sedangkan komoditas cabai pekan ini harganya makin merosot. Harga cabai merah besar turun Rp 2.000 dibanding pekan lalu, menjadi Rp 28.000 per kg. Sedangkan harga cabai rawit yang sempat melejit hingga Rp 100.000 per kg, awal pekan ini turun menjadi Rp 38.000 per kg.
“Harga beras juga relatif stabil, sama seperti pekan lalu. Beras kualitas premium tetap Rp 14.600.per kg, dan beras kualitas medium Rp 12.500 per kg. Sedangkan harga gula pasir juga stabil Rp 17.000 per kg,” terang Idham.
Untuk Harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyak goreng curah tetap Rp 19.000 per kg. Sedangkan Minyakita Rp 18.000 per botol, dan minyak goreng premium kemasan 2 liter Rp 39.000.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/aje]






