Ringkasan Berita
-
Wisatawan Gen Z asal Malaysia cenderung memilih Jakarta sebagai destinasi urban. Mereka kini lebih tertarik menjelajahi kawasan kreatif hingga menemukan berbagai hidden gems kuliner.
-
Wisatawan Gen Z asal Australia kini mulai mencari pengalaman di luar destinasi yang sudah familiar dan menemukan pengalaman baru di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mereka cenderung ingin mencoba surfing untuk pertama kalinya maupun sekadar menikmati keindahan Lombok yang masih alami dengan suasana yang lebih tenang.
-
Wisatawan Gen Z asal Jepang masih kerap mengunjungi Bali. Hal ini menunjukkan keberhasilan Pulau Dewata yang terus mempertahankan pesonanya dengan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung melalui perpaduan warisan budaya yang kaya dan keramahtamahan hangat yang khas
Jakarta (beritajatim.com) – Tren perjalanan wisata ke Indonesia pada musim panas 2026 menunjukkan perubahan menarik.
Wisatawan mancanegara kini tidak lagi hanya berfokus pada destinasi populer seperti Bali, tetapi mulai menjelajahi berbagai daerah yang menawarkan pengalaman lebih autentik, suasana alam yang tenang, serta aktivitas berbasis rekreasi dan petualangan.
Perubahan pola perjalanan tersebut terlihat dari meningkatnya minat terhadap kawasan seperti Samosir di Sumatera Utara, Lombok Tengah di Nusa Tenggara Barat, hingga Kampar di Riau.
Ketiga wilayah tersebut menjadi contoh destinasi yang semakin diminati karena menawarkan pengalaman menginap yang dekat dengan alam, aktivitas luar ruangan, hingga wisata olahraga.
Data Airbnb menunjukkan Samosir, yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), memiliki proporsi akomodasi tepi danau tertinggi di Indonesia, yakni hampir 90 persen dari total listing di wilayah tersebut.
Kondisi ini mencerminkan meningkatnya ketertarikan wisatawan terhadap pengalaman menginap yang menawarkan ketenangan Danau Toba serta suasana alam yang masih asri.
Salah satu pilihan akomodasi yang menggambarkan tren tersebut adalah Family Cabin Lake Toba, yang menawarkan konsep kabin kayu dengan ruang terbuka untuk keluarga maupun kelompok wisatawan.
Penginapan ini menghadirkan pengalaman menikmati panorama Danau Toba sekaligus suasana yang lebih dekat dengan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Lombok Tengah terus mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata berbasis aktivitas luar ruang. Kawasan yang menjadi rumah bagi Mandalika dan sejumlah pantai selancar ini tercatat memiliki lebih dari 10 persen listing Airbnb yang berada di dekat lokasi surfing.
Tren tersebut menunjukkan semakin banyak wisatawan yang memanfaatkan liburan untuk melakukan aktivitas fisik, seperti berselancar, menikmati pantai, maupun menjalani gaya hidup slow living. Salah satu akomodasi yang mendukung pengalaman tersebut adalah Soluna Bungalows, yang menawarkan konsep resort tropis dengan kolam bergaya laguna dan suasana yang tenang di kawasan pesisir Lombok.
Selain wisata alam dan olahraga, perjalanan berbasis rekreasi juga mendorong meningkatnya minat terhadap destinasi yang menawarkan fasilitas olahraga seperti golf. Kampar, Riau, menjadi salah satu daerah dengan konsentrasi listing Airbnb di sekitar lapangan golf tertinggi di Indonesia, yakni lebih dari 95 persen.
Salah satu akomodasi yang berada di kawasan tersebut adalah The Pass Dam House, yang memiliki akses mudah menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, lapangan golf, serta berbagai destinasi hiburan di sekitarnya. Lokasi tersebut dinilai sesuai untuk perjalanan bisnis maupun liburan.
Airbnb juga mencatat adanya perubahan preferensi wisatawan Generasi Z dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dalam memilih destinasi di Indonesia.
Wisatawan Gen Z asal Australia, misalnya, mulai melirik Lombok sebagai alternatif selain Bali. Mereka tertarik menikmati suasana pulau yang lebih tenang, belajar berselancar, hingga menghabiskan waktu lebih lama di tengah keindahan alam yang masih alami.
Sementara itu, Bali tetap mempertahankan daya tariknya di mata wisatawan Gen Z asal Jepang. Kekayaan budaya, tradisi yang masih terjaga, serta keramahan masyarakat menjadi faktor yang terus mendorong tingginya minat wisatawan Jepang untuk berkunjung ke Pulau Dewata.
Di sisi lain, Jakarta mulai berkembang sebagai destinasi wisata perkotaan bagi wisatawan Gen Z asal Malaysia.
Selain letaknya yang relatif dekat, ibu kota Indonesia menawarkan berbagai kawasan kreatif, pusat kuliner, hingga beragam hidden gems yang memberikan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi wisata konvensional.
Perkembangan tersebut mencerminkan perubahan tren perjalanan global, di mana wisatawan semakin mencari pengalaman yang lebih personal, autentik, dan dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Mereka tidak lagi hanya mengejar destinasi yang telah populer, tetapi juga mulai mengeksplorasi daerah-daerah baru yang menawarkan karakter budaya, alam, serta aktivitas yang beragam.
Sejalan dengan perubahan tersebut, platform penyedia akomodasi seperti Airbnb melihat meningkatnya kebutuhan wisatawan terhadap pilihan penginapan yang unik dan mampu menghadirkan pengalaman lokal. Tren ini diperkirakan akan terus mendorong pertumbuhan destinasi wisata baru di Indonesia sekaligus memperluas manfaat ekonomi pariwisata ke berbagai daerah di luar tujuan wisata utama. (ted)






