Sumenep (beritajatim.com) – Harga cabai rawit di pasar tradisional Sumenep awal pekan ini kembali merangkak naik. Pekan lalu harga per kilonya masih dibandrol Rp 20.000 per kg. Pekan ini naik menjadi Rp 30.000 per kg. Sedangkan harga cabai merah besar tetap Rp 50.000 per kg.
“Informasi dari para pedagang, stoknya berkurang karena sekarang musim hujan. Banyak cabai yang busuk. Jadi stok di pasaran berkurang. Mangkanya harganya naik,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Senin (17/11/2025).
Selain cabai, nyaris tidak ada komoditas yang mengalami fkuktuasi harga. Harga bawang merah tetap Rp 38.000 per kg, dan bawang putih Rp 30.000 per kg. Kemudian harga telur juga stabil. Telur ayam ras harga pekan ini Rp29.000 per kg. Sedangkan telur ayam kampung stabil Rp 48.000 per kg.
“Untuk harga komoditas daging, awal pekan ini tidak mengalami perubahan. Daging sapi tetap Rp 135.000 per kg, daging ayam potong Rp 40.000 per kg, dan daging ayam kampung Rp 80.000 per kg,” terang Idham.
Sedangkan untuk harga beras juga relatif stabil, sama seperti pekan lalu. Harga beras kualitas premium tetap Rp 15.000.per kg, dan beras kualitas medium Rp 13.000 per kg. Sedangkan harga gula pasir juga stabil Rp 17.000 per kg.
Untuk Harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyak goreng curah tetap Rp 19.000 per kg. Sedangkan Minyakita Rp 16.500 per botol, dan minyak goreng premium kemasan 2 liter Rp 39.000. Untuk harga gula pasir stabil Rp 18.000 per kg.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/aje]






