Jember (beritajatim.com) – Jumlah persediaan cadangan beras Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat ini 400 ton. Ketersediaan ini mencukupi kebutuhan warga Jember.
“Kami mendukung sepenuhnya pemerintah daerah untuk ketersediaan beras. Kami sendiri punya mitra yang harus digandeng. Jadi tidak harus Bulog saja, karena untuk pasokan ke pasar-pasar tidak hanya Bulog,” kata Kepala Bulog Jember Ahmad Mustari, di sela-sela inspeksi pasar bersama Penjabat Sekretaris Daerah Jember Arief Tjahjono, Selasa (14/2/2023).
Menurut Mustari, harga beras saat ini mengalami kenaikan. “Sedikit demi sedikit. Insya Allah pada musim panen, harga akan turun. Kami jamin menjelang puas, stok aman,” katanya. Normalnya, beras medium dibanderol tak lebih dari Rp 9.450 per kilogram.
Seharusnya stok beras Bulog saat ini dua ribu ton. “Tapi karena kemarin pada Desember dan Januari kami gelontor ke pasar, maka pada bulan ini tersisa 400 ton,” kata Mustari.
Bulog saat ini mendukung operasi pasar terus dilakukan untuk mengurangi tekanan harga. “Kami tentu bergandengan tangan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.” kata Mustari.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
Kepala Disperindag Jember Bambang Saputro mengatakan, operasi pasar dilaksanakan sepanjang tahun ini, setiap Senin hingga Kamis di pasar-pasar di Kabupaten Jember. “Nanti pada bulan puasa dan bulan-bulan tertentu frekuensinya akan kami tambah. Bulog membawa 1-2 ton setiap hari dalam operasi pasar. Di samping operasi pasar menjual komoditas ke masyarakat, kami menyuplai kepada para pedagang dalam pasar,” katanya.
Operasi pasar selalu disambut antusasi warga. “Jam tujuh pagi kami buka, jam delapan pagi ludes. Alhamdulillah mulai kemarin kami didukung Alfamart yang membawa 600 liter Minyak Kita. Secara umum persediaan minyak goreng masih aman, baik premium dan curah. Tapi khusus untuk Minyak Kita, sedikit ada sedikit kelangkaan di Jember dan nasional,” kata Bambang.
Arief Tjahjono lega dengan kondisi saat ini. “Alhamdulillah, kita bisa memastikan stok beras Jember sampai jelang panen raya bulan depan dan menghadapi puasa dan lebaran, insya Allah aman,” katanya. [wir/but]






