Malang (beritajatim.com) – Sejumlah langkah taktis dilakukan oleh Pertamina Patraniaga Jatimbalinus untuk menyambut masa libur natal dan tahun baru di Malang Raya. Wilayah Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang menjadi prioritas karena daerah wisata di Jatim.
Group Head Operation Jatimbalinus, Harry Malonda mengatakan bahwa mereka telah mengaktifkan Satgas Nataru sejak 14 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025. Selain itu, ketersediaan BBM dan LPG ditambah 20 persen dari penggunaan di masa normal.
“Selain wilayah wilayah yang menjadi konsentrasi kami, SPBU juga kami identifikasi. Kami juga berikan fasilitas tambahan seperti motoris di tol dan kalau wilayah perkotaan seperti Malang dan Batu kami ada 2 mobil kantong (truk tangki BBM),yang kami standby kan,” ujar Harry, Minggu (22/12/2024).
Selain BBM konsumsi gasoline di Malang Raya diprediksi mengalami kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan saat normal. Jika biasanya 1.245 kiloliter per hari, prediksi naik sekitar 1.314 kiloliter per hari.
Merujuk data Pertamina Patraniaga Jatimbalinus, untuk alokasi LPG, di Kabupaten Malang diperkirakan naik 4 persen dari alokasi reguler sebanyak 353,8 ton per hari. Lalu, untuk Kota Batu 42,4 ton per hari dan Kota Malang 114,9 ton per hari.
“Tentu tim satgas kami juga akan memantau secara manual. Sehingga kalau informasi di sistem kalah cepat dengan kondisi lapangan bisa segera ditindaklanjuti. Kami akan terus pantau secara langsung dan semua telah kami siapkan untuk libur panjang Nataru ini,” ujar Harry. [luc/suf]






