Surabaya (beritajatim.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (Stiesia) Surabaya menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Penguatan Branding dan Kepercayaan Konsumen UMKM RW 01 dan RW 05 Kedung Baruk melalui Penggunaan Katalog Digital Berbasis Lynk
Kegiatan yang berlangsung di Balai RW 05 Kelurahan Kedung Baruk pada Selasa (2/6/2026) itu menjadi upaya mendorong transformasi digital bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Program ini menyasar sekitar 15 hingga 20 pelaku UMKM yang bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner hingga industri kreatif rumahan. Para peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan untuk membangun identitas usaha yang lebih profesional serta memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital.
Ketua Tim Pengabdian Stiesia di Kedung Baruk Dr. Novianto Eko Nugroho, S.E., M.PSDM, menjadi pemateri pertama dalam kegiatan tersebut. Dia membawakan materi mengenai penguatan branding usaha dan pemanfaatan katalog digital berbasis Lynk sebagai sarana membangun kredibilitas bisnis di era digital.
Melalui sesi ini, peserta mendapatkan pelatihan mulai dari pendaftaran akun, pembuatan tautan profil usaha, penyusunan katalog produk, hingga integrasi dengan WhatsApp Business dan sistem pembayaran digital. Peserta juga didampingi secara langsung untuk membuat atau menyempurnakan profil digital usaha masing-masing.
“Melalui katalog digital berbasis Lynk, pelaku UMKM dapat menampilkan informasi usaha secara lebih profesional sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pasar,” ujar Novianto.
Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Dian Arini, SP., MM sebagai pemateri kedua. Dia memberikan materi mengenai strategi digital marketing dan pembangunan kepercayaan konsumen melalui pemanfaatan media sosial yang terintegrasi dengan katalog digital.
Materi yang disampaikan meliputi teknik pembuatan konten visual, penyusunan narasi pemasaran atau copywriting, hingga pemanfaatan ulasan pelanggan sebagai sarana membangun reputasi usaha. Setelah sesi materi, peserta diminta menyusun rencana pemasaran digital dan mendapatkan evaluasi langsung dari tim pendamping.
“Kepercayaan konsumen dapat dibangun melalui komunikasi yang konsisten, konten yang menarik, serta kemudahan akses informasi produk yang terintegrasi dalam satu platform digital,” kata Dian.
Dalam proposal kegiatan disebutkan, sebagian besar UMKM di RW 01 dan RW 05 Kedung Baruk masih mengandalkan pemasaran konvensional sehingga belum memiliki identitas visual yang kuat di ruang digital. Kondisi tersebut membuat produk yang sebenarnya memiliki kualitas baik belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas secara optimal.
Karena itu, program pengabdian ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM membangun etalase digital yang terintegrasi. Selain meningkatkan kepercayaan konsumen, penggunaan katalog digital juga diharapkan mampu mempermudah transaksi dan meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan pasar daring yang semakin ketat.
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Ketua Tim Dr. Novianto Eko Nugroho, S.E., M.PSDM, dengan anggota Dr. Djawoto, S.E., M.M, Anton Eko Yulianto, S.E., M.M, dan Dr. Dian Arini, SP., MM. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Achmad Fariz Suryaman dan Divanda Aisah Dewi Shella Ayu sebagai bagian dari tim pendamping lapangan.
Melalui program tersebut, Stiesia menargetkan lahirnya UMKM yang memiliki identitas bisnis lebih kuat, mampu mengelola pemasaran digital secara mandiri, serta meningkatkan omzet melalui pemanfaatan teknologi yang mudah diakses.
Hasil kegiatan juga akan didokumentasikan dan dipublikasikan sebagai model pemberdayaan UMKM berbasis teknologi di tingkat masyarakat.
“Harapannya, pelaku UMKM Kedung Baruk dapat lebih siap menghadapi persaingan pasar digital dengan identitas usaha yang profesional dan kepercayaan konsumen yang semakin kuat,” pungkas Novianto. [asg/but]






