Surabaya (beritajatim.com) – Dua Pemeran Film Indonesia like & share menyapa fansnya di Royal Plaza Surabaya, Aurora Ribero dan Aulia Sarah yang menjadi salah satu pemeran pun menyapa warga Surabaya, Senin (5/12/2022).
Menjadi salah satu film yang wajib ditonton terutama generasi remaja saat ini, bagaimana parenting orang tua dan pesanoral akan pelecehan wanita perlu di mengeri.
Kehadiran Gina S. Noer sebagai penulis skenario sekaligus sutradara perempuan, memberi Starvision ruang untuk mengangkat isu-isu tentang perempuan bersama Wahana Kreator. Sejak menulis dan berperan sebagai sutradara Dua Garis Biru (2019) yang berhasil jadi karya jujur, dan terbukti membuka ruang diskusi hal-hal tabu agar dibicarakan dalam keluarga. Kami sepakat untuk membuat karya penting yang dekat tapi sering terabaikan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
Proses produksi yang melibatkan tenaga profesional seperti Psikolog yang melakukan pendampingan kepada pemain selama proses produksi berlangsung, Intimacy Coach untuk dapat menciptakan ruang produksi yang aman bagi semua pihak sampai dengan LBH Apik sebagai lembaga hukum yang membantu kami untuk memahami isu kekerasan yang diangkat dalam film ini dengan lebih baik.
“Jadi para cast ini memang melalui proses yang panjang bukan hanya reading namun bagaimana para pemeran ini memerankan sebagai siapa tokoh di film. Dan mereka tanpa second player dalam setiap adegannya, dan semuanya melalui proses panjang karena ada teori dan prakteknya, ” ungkap Gina S Nor.
Lebih lanjut sampai akhirnya dapat berkolaborasi dengan gerakan dari rekan-rekan di Kawan Puan dan Kitabisa dengan melakukan campaign #KamiBersamamu untuk membantu korban yang mengalami Kekerasan Seksual terhadap perempuan.
Film ini menawarkan karya kebaruan yang dibutuhkan oleh penonton yang pasca pandemi berubah pilihan nontonnya di bioskop. LIKE & SHARE semakin lengkap karena ensemble casts yang luar biasa, juga tim produksi pilihan yang hadirkan kekinian. Pasca produksi yang panjang berjalan seru, semuanya menjadi orkestrasi indah wujudkan LIKE & SHARE sebagai film keluarga yang penting.
Sudah saatnya kita melihat, mendengar dan merasakan hal-hal yang selama ini terjadi, dan mari tumbuhkan lebih dari empati tetapi sikap tegas, bahwa #KamiBersamamu. Mari rayakan kesuksesan sinema Indonesia dengan hadirkan karya yang bisa menghibur, menggugah dan
membuka ruang diskusi hingga pergerakan.
“Saya tidak pernah membayangkan menjadi perempuan, ibu, dan pekerja film di tengah komplikasi dunia digital saat ini. Transformasi dunia kita kini berhadapan langsung dengan kegagapan masyarakat kita menghadapi kasus kekerasan seksual, sistem hukum, serta penggunaan teknologi/sosial media dengan beradab,” imbuhnya.
Diharapkan segala tantangan kami hadapi
dengan keyakinan bahwa niat baik akan mengantarkan ke takdir terbaik untuk film ini. Jadi semoga film ini bisa diterima oleh masyarakat luas serta kepada para pembuat kebijakan.
Bukan hanya untuk membuka diskusi di ranah privat, tetapi juga untuk mengawal kebijakan publik yang baik dan berpihak pada korban, terlepas apapun gendernya.(way/kun)






