Blitar (beritajatim.com) – Stadion Soepriadi Blitar mendapatkan nilai baik dari Tim Risk Assessment Polri. Stadion yang berada di tengah Kota Blitar tersebut mendapatkan nilai 71,73 dari tim penilai, sehingga dinyatakan layak untuk menggelar pertandingan liga 1.
“Hari ini Assessment sudah selesai dengan hasil kemarin itu nilai 71,73 artinya kondisinya baik ya,” kata M. Aminurcholis, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Senin (5/8/2024).
Dengan nilai 71,73 maka Stadion Soepriadi Blitar bisa digunakan sebagai kandang Arema FC untuk Liga 1 tahun 2024. Artinya stadion yang berkapasitas sekitar 10-15 ribu penonton tersebut bisa dijadikan tempat pertandingan Liga 1.
“Memang ada beberapa catatan tidak ada yang mendasar seperti contoh monitor cctv itu ditaruh di stadion itu kan segera bisa dilakukan,” tegasnya.
Usai dilakukan assessment, Pemerintah Kota Blitar bakal bertemu lagi dengan manajemen Arema FC. Pertemuan ini untuk membahas lebih lanjut soal pengamanan dan hal-hal yang perlu dibenahi.
“Harapannya besok Rabu kita hadirkan dari manajemennya nanti kita komunikasikan kembali, kalau diperlukan akan membuat kesepakatan kembali,” tegasnya.
Manajemen Arema FC mengajak seluruh Aremania untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan dalam setiap pertandingan, terutama saat bertanding di Blitar pada Kompetisi Liga 1 2024/2025 mendatang.
LIB telah memberikan rekomendasi Singo Edan menapaki Liga 1 bertanding di Enam Home di Stadion Supriyadi Kota Blitar. Bahkan mulai 3 sampai 5 Agustus dilakukan re assesment dan stadion juga mulai diperbaiki dan hasilnya Stadion Supriyadi Kota Blitar layak untuk dijadikan venue Liga 1
Hal ini disampaikan General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi dalam rilis resminya bahwa ungkapan ini sebagai bentuk syukur atas kesempatan yang diberikan untuk kembali bertanding dan dihadiri suporter.
“Kita semua tahu bahwa Arema FC dan Aremania sedang menjadi sorotan nasional bahkan internasional pasca tragedi Kanjuruhan. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk membuktikan bahwa kita mampu belajar dan menjadi contoh yang baik bagi dunia sepak bola,” ujar inal begitu panggilan akrabnya. (owi/kun)






